Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkot Cimahi Salurkan Bantuan Sarpras untuk PAUD dan Pendidikan Kesetaraan

Tekan Angka Putus Sekolah, Pemkot Cimahi Salurkan Bantuan Sarpras untuk PAUD dan Pendidikan Kesetaraan
Wali Kota Cimahi Ngatiyana berfoto bersama para siswa PAUD seusai penyerahan bantuan perlengkapan belajar, sebagai dukungan Pemkot Cimahi terhadap pendidikan anak usia dini dan pendidikan kesetaraan. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyalurkan ribuan paket perlengkapan belajar bagi peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidikan kesetaraan.

Upaya tersebut dilakukan Pemkot Cimahi untuk menekekan angka putus sekolah dan memperkuat akses pendidikan merata. Penyerahan bantuan itu digelar di Gedung PKG Cimahi Utara, Kelurahan Kota Cimahi, sebagai langkah konkret mendukung motivasi belajar warga yang menempuh pendidikan nonformal.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Bunda PAUD Kota Cimahi, Midjiati Ningsih, kepada perwakilan peserta didik. Acara juga diisi dengan penampilan seni tari dari siswa PAUD sebagai bentuk apresiasi dan semarak kegiatan.

Baca Juga:Karang Taruna Beraksi, Warga Cibeunying Kaler yang Putus Sekolah Bisa Kembali BersekolahProgram Terpadu Berhasil Tekan Angka Anak Putus Sekolah di Kota Banjar

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa penyaluran perlengkapan belajar ini merupakan program rutin pemerintah daerah untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, pendidikan kesetaraan paket A, B, dan C, hingga tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan menyerahkan secara simbolis perlengkapan belajar untuk PAUD dan pendidikan kesetaraan,” tuturnya belum lama ini.

Ia berharap bantuan ini dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus meringankan biaya pendidikan masyarakat. Ngatiyana menyebut langkah ini sebagai bagian dari dorongan agar anak-anak maupun warga belajar memiliki kesempatan berkembang dan yakin pada masa depan mereka.

“Langkah kecil ini kita harapkan menjadi dorongan besar bagi anak-anak dan warga belajar untuk terus tumbuh, belajar, dan percaya pada masa depan mereka,” jelasnya.

Menurut Ngatiyana, pendidikan adalah gerbang awal perubahan. Karena itu Pemkot Cimahi berkomitmen memastikan akses pendidikan terbuka bagi seluruh warga tanpa kecuali. Ia menekankan pentingnya masyarakat tetap menempuh pendidikan formal maupun kesetaraan.

“Jadi jangan malu untuk pendidikan, baik itu kesetaraan, paket, dan sebagainya. Ini salah satunya kita tekankan agar masyarakat Kota Cimahi tidak ada yang putus sekolah. Nah ini saya harapkan demi masa depan anak-anak kita,” ujarnya.

Kepala Disdik Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program kerja Disdik tahun 2025. Ia menyebut langkah ini sebagai bukti konkret pemerintah dalam menjamin layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

0 Komentar