Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal, KMP Desa Cileunyi Wetan Sudah Jalankan 7 Unit Usaha

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Lokal, KMP Desa Cileunyi Wetan Sudah Jalankan 7 Unit Usaha
Suasana KMP Desa Cileunyi Wetan yang sudah menjalankan 7 unit usaha sebagai langkah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menjaga ketahanan pangan/Yanuar Baswata/Jabar Ekspres
0 Komentar

Meski unit usaha di bidang simpan pinjam sudah termasuk dalam catatan, namun Dedi mengaku, untuk aktivitasnya belum berjalan karena perlu banyak perhitungan serta pertimbangan yang dimatangkan.

Hadirnya KMP Desa Cileunyi Wetan memantik rasa kebersamaan, gotong royong dalam tujuan mendorong ekonomi lokal, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Langkah awal KMP Desa Cileunyi Wetan ini terbilang selaras dengan tujuan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam program nasional Koperasi Merah Putih, yakni untuk mendorong ekonomi, meningkatkan pemberdayaan dan menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Baca Juga:Jung Sang Penyelamat! Persib Menang Dramatis 10 Pemain, Dewa United Dipaksa Pulang Tanpa GolEiger Adventure Land Jadi Mitra Menko PMK–BNPB Menghijaukan Puncak

Dalam mengedepankan prinsip koperasi, keanggotaan KMP Cileunyi Wetan pun dilakukan secara sukarela dan terbuka, serta berdasarkan gotong royong dan kekeluargaan.

Berdirinya KMP Desa Cileunyi Wetan dapat berperan sebagai salah satu pilar perekonomian di kewilayahan, serta mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat setempat.

Koperasi dinilai menjadi tulang punggung ekonomi desa, yang membantu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui usaha bersama dan partisipasi aktif.

Dedi pun menjelaskan permodalan KMP Desa Cileunyi Wetan. Selain dari simpanan anggota, pihaknya juga didukung oleh Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Citra Mandiri Jawa Barat.

“Dapat support dari KSP Citra Mandiri Jabar dalam penyertaan modalnya, dan tidak tergantung kepada Bank Himbara,” jelasnya.

Menariknya, alih-alih bersaing dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cileunyi Wetan, Dedi mengungkapkan, jika pihaknya justru melakukan kolaborasi.

“Kopdes (Koperasi Desa) Merah Putih Cileunyi Wetan sinergi dengan BUMDes. Kerjasamanya dalam penyediaan suplai ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di sekitar Cileunyi Wetan,” ungkapnya.

Baca Juga:Kolaborasi Humas Jadi Pondasi Kepercayaan Publik, Pesan Tegas Menkomdigi di AMH 2025Manchester City Kepincut Bintang Muda Bundesliga, Said El Mala Jadi Target Utama

Adapun untuk jumlah keanggotaan, diakui Dedi, sementara ini sebanyak 286 tercatat sebagai anggota aktif di KMP Desa Cileunyi Wetan.

“Total simpanan kurang lebih di kisaran Rp4 jutaan. Untuk sementara kami mengembangkan yang ada dulu,” bebernya.

“Kami juga berkolaborasi dengan beberapa KDMP di Kecamatan Cileunyi dan beberapa KDMP yang ada di kabupaten Bandung, dengan binaan Dinas koperasi dan UMKM,” tukas Dedi.

Dalam wawancara terpisah, seorang warga Desa Cileunyi Wetan, Zalwa Rizqi (19) menuturkan, kehadiran koperasi merah putih di wilayahnya terasa membantu ekonomi masyarakat.

0 Komentar