Desy Sahliana Pimpin HIPMI Banjar, Kawal Pengusaha Muda di Era Digital

Desy Sahliana Pimpin HIPMI Banjar, Kawal Pengusaha Muda di Era Digital
Desy Sahliana, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Hipmi Kota Banjar periode 2025-2028. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Banjar telah memasuki babak baru kepemimpinan. Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI, Desy Sahliana, pengusaha muda, terpilih secara aklamasi untuk memimpin Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Banjar periode kepengurusan 2025–2028. Desy Sahliana secara resmi mengambil estafet kepemimpinan dari Muhammad Eka Ersetya Kinding, yang telah memimpin sebelumnya.

Usai pengukuhannya, Desy Sahliana tidak menunggu lama untuk langsung mengambil langkah strategis. Ia segera menegaskan bahwa agenda paling prioritas yang akan dilakukannya adalah membentuk tim formatur. Tim inilah yang nantinya akan bertugas secara seksama menyusun dan merangkai kepengurusan baru yang solid, kompeten, dan representatif.

“Langkah pertama dan agenda terdekat kami adalah membentuk formatur kepengurusan. Setelah struktur kepengurusan terbentuk dengan kokoh, fokus kami akan beralih pada persiapan pelantikan dan yang tak kalah penting adalah program kaderisasi organisasi,” ujar Desy, Jumat (21/11/2025).

Baca Juga:Larangan Impor Pakaian Bekas Matikan Pelaku Usaha Thrifting, Hipmi: Harus Diiringi Kemandirian IndustriLewat Program By Desain, HIPMI Cimahi Siapkan Pengusaha Muda Ciptakan Lapangan Kerja

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa fondasi utama yang harus dibangun sebelum melangkah lebih jauh adalah soliditas internal. Menurutnya, kekuatan dari dalam organisasi adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan eksternal.

Setelah kepengurusan terbentuk, barulah HIPMI Banjar akan merancang program kerja yang komprehensif dan berorientasi pada masa depan.

Program kerja tersebut diarahkan untuk menyasar dua hal utama yakni penguatan kapasitas anggota secara berkelanjutan dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya lintas sektor usaha.

“Kami ingin memastikan bahwa proses kaderisasi berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Setelah itu, kami akan merancang program kerja yang relevan, aplikatif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil para pengusaha muda di Banjar,” tambah Desy.

Di luar penguatan internal, Desy juga menyoroti dengan serius pentingnya membangun sinergi yang erat dan berkelanjutan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar.

Ia menegaskan bahwa HIPMI tidak hanya sekadar menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha muda, tetapi harus mampu naik kelas menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memacu pertumbuhan ekonomi lokal.

“Ke depan, kami akan berkolaborasi secara intens dengan Pemkot Banjar, memberikan gagasan-gagasan segar dan masukan konstruktif untuk pengembangan dunia usaha. Harapan besar kami, HIPMI bisa terlibat langsung dan berkontribusi nyata dalam berbagai upaya pemangku kebijakan untuk memajukan sektor ekonomi lokal,” tegasnya.

0 Komentar