KURASI MEDIA — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memproyeksikan harga tiket pesawat akan lebih terkendali dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan kebijakan resmi penurunan tarif tiket pesawat sebesar 13–14 persen yang mulai berlaku khusus untuk masa angkutan Nataru.
Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa penurunan tarif ini berlaku untuk kelas ekonomi domestik, sebagai upaya menjaga keterjangkauan masyarakat menjelang periode puncak liburan. Kebijakan tersebut diterapkan mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, sedangkan pembelian tiket dengan tarif diskon dapat dilakukan sejak 22 Oktober 2025.
Harga Diproyeksi Lebih Stabil
Meski permintaan diprediksi meningkat signifikan pada rute-rute favorit seperti Jakarta–Medan, Jakarta–Denpasar, dan Jakarta–Makassar, penurunan tarif diharapkan mampu menekan lonjakan harga yang biasanya terjadi setiap akhir tahun. Maskapai juga diperkirakan menambah kapasitas armada untuk mengantisipasi membludaknya penumpang.
Baca Juga:Ketentuan serta Metode Mengajukan KUR BRI 2025, Modal Usaha Jadi Lebih Gampang Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Long Weekend Desember 2025: Mari Rencanakan Liburan Panjang
Pengamat penerbangan memperkirakan bahwa harga tiket pada puncak liburan memang tetap berada di atas tarif reguler, namun penyeimbang berupa penurunan tarif dasar dan potensi promo maskapai membuat kenaikan tidak setinggi tahun sebelumnya.
Tips Mendapatkan Harga Terbaik
Masyarakat diimbau melakukan pemesanan tiket sejak awal, mengingat kuota tiket dengan tarif lebih rendah sangat terbatas. Selain itu, memilih penerbangan di luar jam sibuk dan mempertimbangkan rute alternatif dapat membantu mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Aplikasi pemantau harga pesawat juga disarankan untuk digunakan, karena notifikasi penurunan harga dapat membantu penumpang menemukan tiket dengan tarif optimal dalam waktu singkat.
Dengan kebijakan penurunan tarif pemerintah dan proyeksi stabilisasi harga oleh maskapai, perjalanan udara pada libur Nataru 2025 diperkirakan akan lebih ramah di kantong. Meski demikian, penumpang tetap disarankan memesan tiket jauh-jauh hari agar mendapatkan harga terbaik. (**)
