Apabila kita lebih teliti dalam melihat area sekitar tempat kita tinggal, maka kita akan menjumpai tetangga yang terkadang kekurangan makanan, terdapat keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok, orang tua berusia lanjut atau anak kecil yang hidup sendirian tanpa bantuan siapa pun.
Padahal, kondisi seperti ini tidak boleh kita biarkan begitu saja, karena Islam sangat menekankan pentingnya menolong sesama manusia yang berada dalam kesusahan.
Karena pada hakikatnya, Islam itu hadir sebagai agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw, dengan mengedepankan empati (rahmat) bagi seluruh alam.
Baca Juga:Contoh Teks Khutbah Jumat: Upah Layak Bagi Pekerja Sebagai Jalan Menuju KeberkahanKata Beckham Putra Soal Catatan Minor Persib Lawan Dewa United
Selain itu, Islam juga tidak pernah memisahkan antara ibadah kepada Allah dan kepedulian terhadap sesama manusia.
Keduanya berjalan beriringan sebagai wujud keimanan yang sejati. Karena itu, Allah ta’ala mengingatkan kita dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 2:
وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ
Artinya: “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.”
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah,
Dalam ayat tersebut, kata al-birr tidak sekadar berarti kebaikan (al-Khair), tetapi memiliki maksud yang lebih luas.
Kebaikan yang disimbolkan dengan kata, “al-Birr” dalam ayat tersebut, memiliki makna perbuatan baik yang disertai niat tulus untuk memberi manfaat kepada orang lain.
Artinya, seseorang dikatakan berbuat al-birr ketika kebaikannya benar-benar dirasakan oleh sesama dan dilakukan dengan kesadaran. Abu Halal al-‘Askari dalam kitab Mu’jamul Faruq al-Lughawiyah, halaman 95, menjelaskan:
اَلْفَرْقُ بَيْنَ الْبِرِّ وَالْخَيْرِ أَنَّ الْبِرَّ هُوَ الْخَيْرُ الْوَاصِلُ إِلَى الْغَيْرِ مَعَ الْقَصْدِ إِلَى ذٰلِكَ، وَالْخَيْرُ يَكُونُ خَيْرًا وَإِنْ وَقَعَ عَنْ سَهْوٍ
Artinya: “Perbedaan antara al-birr dan al-khair adalah bahwa al-birr merupakan kebaikan yang sampai kepada orang lain dengan disertai niat untuk itu, sedangkan al-khair tetap disebut kebaikan meskipun terjadi tanpa sengaja.”
Baca Juga:Daftar Kode Redeem Free Fire Terbaru 13 November 2025, Buruan Klaim Sebelum Kadaluwarsa!Frans Putros Gak Rela Bojan Hodak Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Maka, dalam konteks kehidupan kita, perintah ini merupakan dasar pentingnya sikap peduli dan saling menolong antarsesama.
Karena setiap bantuan yang kita berikan bukan hanya meringankan beban orang lain, tetapi juga menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui jalur memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
