Kucuran Modal BIJB Kertajati akan Digunakan untuk Subsidi Penerbangan

Kucuruan Modal BIJB Kertajati akan Digunakan untuk Subsidi Penerbangan
Aktivitas di BIJB Kertajati. (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi III DPRD Jabar turut mendalami rencana kucuran modal kepada PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada 2026. Ternyata selain untuk operasional, suntikan modal itu juga bakal untuk subsidi penerbangan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Jabar M. Romli menuturkan, pendalaman itu dilakukan Selasa (11/11). Wakil rakyat berdialog langsung dengan para direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menguraikan, usulan awal kucuran modal kepada BIJB Kertajati adalah Rp150 miliar. Namun seiring pembahasan, nilainya turun menjadi Rp100 miliar.

Baca Juga:Katanya Efisiensi tapi BIJB Kertajati Mau Disuntik Rp 100 Miliar, KDM : agar Tak Jadi Tempat KelelawarBIJB Kertajati Terus Grogoti APBD, Penyertaan Modal Rp 150 Miliar Kembali Dikucurkan!

Rencananya modal Rp100 miliar itu bakal diperuntukkan beberapa kebutuhan, yakni sekitar Rp 66,7 miliar untuk kebutuhan operasional. Misalnya gaji karyawan, operasional dan keamanan bandara.

Lalu sisanya sekitar Rp 33,3 miliar bakal diperuntukkan mendukung rute penerbangan. Konsepnya nanti adalah bakal dilakukan subsidi penerbangan.

“Ada subsidi agar harganya bisa lebih kompetitif dengan bandara lain,” sambungnya.

Romli melanjutkan, rencana konsep subsidinya adalah booking penerbangan. Artinya tidak langsung subsidi per tiket, karena menyesuaikan dengan budget anggaran yang ada.

Menurut Romli, Komisi III secara prinsip masih mendukung terkait penyertaan modal terhadap BIJB Kertajati, karena pertimbangannya juga untuk menjaga aset.

“Kalau gak ada penyertaan modal bisa mati itu Bandara. Nanti kan juga untuk keperluan haji dan umrah,” tutupnya. (son)

0 Komentar