JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar nikah massal bagi puluhan pasangan di Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Sabtu (18/7/2026).
Program ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh legalitas pernikahan, tetapi juga menjadi upaya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah.
Bupati Bogor Rudy Susmanto hadir langsung bersama Wakil Menteri Agama RI, K.H. Romo R. Muhammad Syafi’, dalam kegiatan yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Amil se-Kabupaten Bogor tersebut.
Baca Juga:Rudy Susmanto Sulap Lahan Tidur Jalur Bojonggede-Kemang Jadi Kawasan Pertanian TerintegrasiBupati Bogor Kebut Pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey, Target Selesai Akhir 2027
Rudy menegaskan, pernikahan memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Menurutnya, keluarga yang kuat dan harmonis menjadi modal penting dalam menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, pagi ini saya bersama Wakil Menteri Agama Republik Indonesia menghadiri Nikah Massal dan Silaturahmi Amil se-Kabupaten Bogor di Masjid Baitul Faizin. Ini menjadi momen istimewa, tidak hanya menyatukan dua insan dalam ikatan suci untuk memulai kehidupan baru, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar menyempurnakan agama,” ujar Rudy Susmanto.
Ia mengingatkan bahwa pernikahan merupakan ibadah yang memiliki kedudukan mulia dalam ajaran Islam.
Karena itu, setiap pasangan yang memulai kehidupan rumah tangga perlu mendapatkan dukungan dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah agar mampu membangun keluarga yang kokoh.
“Semoga seluruh pasangan yang menikah hari ini menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dipenuhi cinta, kasih sayang, dan keberkahan. Semoga keluarga yang dibangun tidak hanya membawa kebahagiaan bagi masing-masing pasangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” katanya.
Menurut Rudy, keluarga merupakan unit terkecil yang menentukan kualitas masyarakat. Ketahanan keluarga yang baik akan melahirkan generasi yang sehat, berakhlak, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI K.H. Romo R. Muhammad Syafi’ menegaskan bahwa pernikahan adalah ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi sekaligus menjadi pondasi dalam membangun bangsa.
Baca Juga:Pemkab Bogor Siapkan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru, Flyover Bojonggede-Kemang Masuk Prioritas 2027Sah! Bernard Dwiputra Chandra Terpilih Nahkodai HIPMI Kabupaten BogorÂ
Ia mengajak pasangan yang baru menikah untuk menjadikan rumah tangga sebagai ruang bertumbuh dalam ketaatan kepada Allah SWT.
“Rumah tangga hendaknya menjadi tempat untuk sama-sama menaati Allah dan Rasul-Nya. Ketika suami dan istri bertemu dalam ketaatan kepada Allah, insyaallah keluarga akan menjadi kuat, tenteram, dan penuh keberkahan,” ujar Romo Syafi’.
