Bojan Hodak dan Bisik-bisik Kursi Panas Timnas Indonesia, Antara Prestasi di Persib dan Godaan Garuda

Pelatih Persib Bojan Hodak
Pelatih Persib Bojan Hodak/foto: Instagram@bojanhodakluka-
0 Komentar

Dari sisi profesionalitas, Hodak juga dikenal konsisten menjaga etika dan fokus pada pekerjaan. Ia jarang berkomentar di luar konteks pertandingan, dan selalu menolak bicara tentang rumor sebelum ada kepastian.

Meski begitu, rumor soal dirinya menuju Timnas Indonesia tak bisa dilepaskan dari rekam jejak suksesnya di Asia Tenggara. Sebelum ke Indonesia, Hodak pernah membawa Johor Darul Ta’zim (JDT) menjuarai Malaysia Super League dan memoles sejumlah pemain muda Malaysia menjadi bintang.

Kontrak Hodak bersama Persib diketahui baru akan berakhir pada musim panas 2026. Secara regulasi, ia memang sudah bisa mulai bernegosiasi dengan pihak lain menjelang kontraknya habis.

Baca Juga:Van Dijk Tegaskan Liverpool Belum Menyerah Dalam Perburuan Gelar Juara Liga, Musim Masih Panjang!Lebih Pintar Tapi Tak Laku, Gen Z Jadi Pengangguran Terbanyak di Jabar

Namun, pihak Persib disebut masih ingin mempertahankan jasanya. “Bojan masih fokus penuh membawa Persib berprestasi. Tidak ada pembicaraan dengan pihak lain sejauh ini,” kata sumber dalam klub.

Sumber tersebut juga mengungkap bahwa Bojan akan memperpanjang kontraknya bersama Maung Bandung hingga tahun 2028. Keputusan itu pun akan segera diumumkan ke publik.

Di sisi lain, PSSI juga tampak berhati-hati. Proses seleksi pelatih baru disebut akan mengacu pada “cetak biru” pengembangan tim nasional jangka panjang, bukan sekadar hasil jangka pendek.

Beberapa nama asing lain dikabarkan turut masuk dalam daftar awal, termasuk mantan pelatih timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, namun semua masih dalam tahap awal evaluasi.

0 Komentar