Ia menilai kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjadikan Ardin sebagai penggerak efisiensi distribusi dan logistik di Jawa Barat.
“Saya bangga bisa hadir di Musda Ardin Jawa Barat dan melihat semangat luar biasa dari Kang Raditya. Ardin harus menjadi ujung tombak antara distribusi, industri, dan pasar,” ujar Bamsoet.
Bamsoet menekankan pentingnya memperbaiki sistem logistik nasional yang dinilainya masih menjadi hambatan utama bagi daya saing produk dalam negeri.
Baca Juga:Dongkrak Citra Indonesia di Pasar Global, Ekspor Fesyen Tembus Rp108,5 TriliunDJP Perketat Pengawasan Ekspor Sawit, 282 Perusahaan Diduga Curang
“Kita punya industri yang kuat, tapi biaya logistik masih tinggi. Itu sebabnya kita kalah bersaing dengan negara lain. Ardin di daerah punya peran besar untuk membantu menekan biaya-biaya yang tidak perlu,” ujarnya.
Ia juga mendukung langkah Ardin Jabar untuk memperkuat industri lokal dan mendorong pemerintah daerah agar memberi ruang lebih besar bagi produk-produk dalam negeri.
“Langkah seperti ini akan memperkuat ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru,” tutupnya.
