JABAR EKSPRES – Pernah dengar soal Gas DME yang digadang-gadang bakal jadi pengganti LPG? Kalau belum, kamu wajib tahu. Pemerintah saat ini sedang mempercepat proyek strategis nasional untuk menghadirkan gas DME (Dimethyl Ether) sebagai bahan bakar rumah tangga. Tujuannya jelas, mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap LPG impor yang selama ini mencapai sekitar 75% dari total kebutuhan nasional.
Jadi, apa itu Gas DME sebenarnya? Dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Dimethyl Ether (CH₃OCH₃) adalah senyawa gas sederhana yang memiliki sifat sangat mirip dengan LPG. Artinya, Gas DME bisa digunakan dengan sistem dan infrastruktur yang sama seperti LPG, mulai dari tabung gas, alat pembakaran, hingga jaringan distribusinya.
Dengan begitu, kamu nggak perlu khawatir soal penggantian tabung atau kompor baru. Peralihan dari LPG ke DME bisa dilakukan tanpa perubahan besar.
Baca Juga:Cek BPNT Oktober 2025 Lewat KTP dan HP Lengkap dengan Jadwal Pencairannya!Simulasi Pinjam UMKM di KUR BRI 2025 Cicilan Mulai Rp200 Ribuan, Ini Cara Ajukan Online!
Apa Itu Gas DME dan Mengapa Penting?
Gas DME adalah jenis gas sintetis yang bisa diproduksi dari berbagai sumber energi, terutama batu bara kalori rendah, biomassa, dan limbah organik. Di tahap awal, Indonesia memilih batu bara sebagai bahan baku utama karena melimpah dan ekonomis.
Langkah ini diambil karena sebagian besar konsumsi LPG di Indonesia masih bergantung pada impor. Bayangkan, setiap tahun pemerintah harus mengeluarkan dana besar hanya untuk membeli LPG dari luar negeri. Dengan hadirnya Gas DME pengganti LPG, ketergantungan itu bisa ditekan drastis.
Menurut data Kementerian ESDM, proyek Gas DME Indonesia menargetkan pengurangan impor LPG hingga 1 juta ton per tahun. Selain itu, program ini diperkirakan mampu menghemat devisa negara mencapai Rp9,1 triliun per tahun dan menarik investasi lebih dari 2,1 miliar dolar AS.
Menariknya lagi, proyek ini sudah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020. Inisiatif ini pertama kali diluncurkan di masa Presiden Joko Widodo dan kini dilanjutkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari transisi energi nasional.
Kapan Gas DME Mulai Diproduksi Massal?
Kamu mungkin penasaran, kapan sebenarnya Gas DME ini bisa digunakan? Berdasarkan target dari Kementerian ESDM, produksi massal Gas DME dijadwalkan dimulai pada tahun 2027.
