JABAR EKSPRES – Si jago merah mengamuk dan melahap area peternakan domba di Dusun Giriasih RT 03 RW 07, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
“Peristiwa kebakaran tersebut terjadi dini hari, pukul 2.00 WIB. Alhamdulillah sudah berhasil ditangani,” katanya, Selasa (28/10).
Baca Juga:Vinicius Junior Tak Betah di Real Madrid, Hubungan dengan Xabi Alonso Kian MemanasMessi Siap Kejar Piala Dunia 2026, Asal Tubuhnya Masih 100 Persen Fit
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, api pertama kali muncul dari rumah warga, lalu merembet ke kandang domba yang terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu dan bambu.
“Walaupun (amukan si jago merah) tidak memakan korban jiwa, namun puluhan domba mati terpanggang,” tukas Awang.
Salah seorang saksi, Razman (35), menuturkan bahwa kandang yang terbakar merupakan milik beberapa warga, termasuk milik Sekretaris Desa Cinanjung, Cucu Karya.
Menurut Razman, api diduga berasal dari tungku milik Wahyu (70), yang juga memiliki kandang di lokasi tersebut. Begitu melihat kobaran api, ia langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Tanjungsari.
“Api bisa dipadamkan sekira pukul 5.00 WIB dan langsung dilakukan pendinginan. Enggak ada korban jiwa dari kebakaran semalem,” terangnya.
Kebakaran itu menghanguskan deretan kandang serta 33 ekor domba yang ikut terpanggang. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp500 juta.
“Ada 30 ekor domba milik Dayat (70) terpanggang api dan milik Sekdes sebanyak 13 ekor, termasuk 1 satu domba adu juga turut terpanggang,” pungkas Rizman. (Bas)
