Demi Kredit Perumahan Subsidi, Menteri PKP Sarankan Pemutihan BI Checking?

Demi Kredit Perumahan Subsidi, Menteri PKP Sarankan Pemutihan BI Checking?
Ilustrasi BI Checking bagi masyarakat yang akan mengikuti program perumahan subsidi. (Dok. Freepik)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyarankan adanya pemutihan BI Checking bagi masyarakat yang akan mengikuti program perumahan subsidi.

Disampaikan di sela Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Penguatan Ekosistem Perumahan di Karawang, Senin, Menteri yang akrab disapa Ara itu menyampaikan usulan pemutihan BI Checking tersebut disampaikan lantaran dirinya menerima banyak keluhan dari masyarakat.

“Saya sering menerima keluhan masyarakat yang tidak bisa mengakses program perumahan subsidi karena BI checking,” ujarnya, dikutip Selasa (28/10/2025).

Baca Juga:Kredit Perumahan Diklaim Percepat Penyediaan Rumah, Benarkah?Dorong Ekonomi Lewat Sektor Perumahan, Menkeu: Pertumbuhan Bisa Tembus 5,7 Persen

Selain itu, ia menganggap bahwa program perumahan subsidi yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) itu cukup potensial.

Terlebih di kawasan industri seperti Karawang, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian layak atau bahkan belum memiliki rumah.

Sebagaimana dilaporkan Pemerintah Kabupaten Karawang, setidaknya sekitar 38 ribu keluarga di wilayah tersebut masih belum memiliki rumah hingga saat ini.

Bahkan ia meyakini bahwa ada lebih dari angka tersebut, yang belum memiliki rumah. “Tapi menurut saya, ada lebih dari 38 ribu keluarga di Karawang yang belum memiliki rumah. Termasuk keluarga yang menempati rumah tidak layak huni di Karawang, ini masih sangat banyak,” kata Ara.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengaku sangat mendukung program perumahan subsidi yang tengah digulirkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman tersebut.

Menurutnya, program perumahan subsidi tersebut tidak hanya membantu mempermudah masyarakat dalam memperoleh hunian, tetapi juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Bahakn mantan Bupati Purwakarta itu mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi juga akan ikut bergairah dengan adanya program tersebut. Itu akan terlihat ketika pembangunan semakin masif, dari mulai hal kecil hingga yang besar.

Baca Juga:KUR Perumahan Diklaim Serap Jutaan Tenaga Kerja, Benarkah? PKP Klaim KUR Perumahan Memihak UKM, Benarkah?

“Dari sudut pandang ekonomi, pembangunan perumahan ini bukan hanya sudut pandang orang beli rumah, atau kredit rumah. Jadi dalam proses pembangunan ini lah ekonomi berkembang,” ujar Dedi.

Di samping itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan agar pemerintah membantu masyarakat yang terkena BI checking dalam program perumahan subsidi.

“Banyak masyarakat yang curhat kalau mereka itu kena BI checking, padahal mereka sangat menginginkan untuk memiliki rumah melalui program perumahan subsidi,” katanya.

0 Komentar