JABAR EKSPRES – Bandung bersiap menyambut malam penuh cahaya! Pada Sabtu, 25 Oktober 2025, ribuan warga akan tumpah ruah di jalanan untuk menyaksikan Pawai Kendaraan Hias Sumirat Carnival Citylight Bandung, yang menjadi acara puncak Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215.
Dengan mengusung tema “Bandung Menyala”, Pemerintah Kota Bandung berjanji menghadirkan pesta visual spektakuler yang memadukan teknologi cahaya, kreativitas lokal, dan semangat kebersamaan warga. Pawai ini akan berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga malam, sedangkan rangkaian acara carnival dimulai sejak pukul 13.00 hingga 21.30 WIB.
Rute Lengkap Pawai Kendaraan Hias Bandung 2025
Untuk kamu yang ingin ikut meramaikan atau sekadar menonton, berikut rute resmi Pawai Kendaraan Hias Sumirat Carnival Citylight Bandung 2025:
1. Balai Kota Bandung (titik awal)
2. Jalan Aceh
3. Jalan Merdeka
4. Jalan Perintis Kemerdekaan
5. Jalan Suniaraja
6. Jalan Otto Iskandardinata
7. Lapangan Tegallega (titik akhir dan pusat panggung hiburan)
Baca Juga:Daftar Nama PPPK Paruh Waktu 2025 yang Akan Diangkat Jadi PPPK Penuh Waktu pada 2026Viral! Begini Cara Bikin Mirror Selfie Estetik Pakai Gemini AI
Rute ini akan dihiasi gemerlap cahaya dari ratusan kendaraan hias yang menampilkan tema-tema unik tentang sejarah Bandung, budaya Sunda, hingga inovasi kota kreatif masa kini.
Sebagai penutup malam spektakuler, warga akan disuguhi konser musik gratis di Lapangan Tegallega. Sejumlah musisi ternama asal Bandung siap mengguncang panggung utama, antara lain:
- Gigi
- PAS Band
- Kuburan Band
- PHB
- The Bomb
- Musisi Bandung Pisan & Tikpul
- Pemuda Pemandu Lagu & Givani Gumilang
Panggung hiburan ini bisa dinikmati gratis tanpa tiket, jadi warga cukup datang dan menikmati suasana malam Bandung yang berkilauan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa konsep Bandung Menyala bukan hanya sekadar pawai penuh lampu, tetapi juga simbol semangat kota yang terus hidup, kreatif, dan bersinar di tengah tantangan zaman.
“Kita akan mulai setelah maghrib tanggal 25 Oktober. Pawai mobil hias HJKB ini semuanya menggunakan lampu, jadi benar-benar pawai bercahaya,” ujar Farhan, Kamis (23/10/2025).
Menurutnya, peserta pawai akan berasal dari berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), BUMD, kecamatan, komunitas kreatif, hingga kelompok seni lokal.
“Pesertanya dari seluruh OPD, komunitas, kecamatan, dan BUMD. Pokoknya semua ikut menyala,” tambahnya.
