Lahan Pertanian Kerap Tergerus Perumahan, Begini Langkah DKP Kabupaten Bogor

Lahan Pertanian Kerap Tergerus Perumahan, Begini Langkah DKP Bogor
Kepala DKP Teuku Mulya saat memberikan keterangan. Foto: Regi/Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor mengaku tengah menyiapkan langkah konkret terkait maraknya lahan pertanian yang tergerus menjadi lahan permukiman perumahan.

Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menyebut, tergerusnya lahan pertanian itu menjadi salah satu masalah utama pada program ketahanan pangan di Bogor.

“Misalnya untuk Kabupaten Bogor ini karena kan problem utama dari ketahanan pangan ini adalah tergerusnya lahan atau tereliminasinya lahan pertanian untuk pangan menjadi lahan pemukiman dan perumahan,” kata Teuku, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga:Pemkab Bogor Perkuat Penataan Perumahan Terpadu dengan Fokus pada Data dan Kolaborasi Lintas SektorDorong Ekonomi Lewat Sektor Perumahan, Menkeu: Pertumbuhan Bisa Tembus 5,7 Persen

Kendati begitu, pihaknya telah mempersiapkan langkah agar masyarakat dapat mempertahankan ketahanan pangan lokal di Kabupaten Bogor.

Sebagai contoh, Teuku mengatakan, perlunya melakukan kegiatan urban farming agar dapat diakses oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan.

Nantinya, pihak pemerintah akan mendukung kegiatan urban farming tersebut melalui pemberian bibit hingga infrastruktur agar tanaman yang dikelola dapat dikonsumsi layak oleh masyarakat.

Kata dia, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan melakukan urban farming pada pekarangan yang ada di lingkungannya.

“Jadi itu cukup untuk masyarakat menghidupi dirinya sehari-hari jadi memanfaatkan pekarangan-pekarangan di masyarakat. Nanti pemerintah kita support bibit Kita support infrastruktur supaya tanaman itu terjaga tumbuh dan bisa dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya.

0 Komentar