Tujuannya, agar pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan sepenuhnya berdasarkan kinerja, potensi, dan rekam jejak ASN.
“Kita ingin tahun depan sudah bisa menerapkan manajemen talenta dan meritokrasi secara menyeluruh. Kalau menunggu terlalu lama, roda pemerintahan bisa tersendat. Karena itu, awal tahun nanti kita targetkan semua jabatan sudah terisi agar pelayanan publik bisa maksimal,” paparnya.
Selain itu, Ngatiyana menekankan pentingnya evaluasi dan keterbukaan terhadap kritik publik. Ia mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan masukan apabila menemukan pelayanan yang belum optimal.
Baca Juga:Persib Genjot Fisik Pemain di Jeda InternasionalJelang Indonesia vs Irak, Calvin Verdonk Diharapkan Pulih Tepat Waktu
“Kalau ada pengaduan dari masyarakat, sampaikan kepada Pemkot Cimahi. Kita akan perbaiki, agar pelayanan semakin baik dan profesional,” katanya.
Salah satu pergeseran jabatan yang cukup mencuri perhatian adalah Sukwanto Gamalyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama RSUD Cibabat.
Ia kini dipercaya menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sebelumnya, Ngatiyana kerap menerima laporan terkait keluhan pelayanan di rumah sakit daerah tersebut.
Meski demikian, Ngatiyana menegaskan bahwa pergeseran tersebut tetap berdasarkan hasil uji kompetensi dan evaluasi objektif tim independen.
“Rekam jejak, prestasi, dan penilaian profesional menjadi dasar utama. Tidak ada intervensi atau kepentingan pribadi,” tegasnya.
Ngatiyana berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi dan misi Pemerintah Kota Cimahi lima tahun ke depan.
“Saya berharap semua bisa menjalankan tugas dengan baik, berprestasi, dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.
Berikut Daftar Pejabat Eselon II Pemkot Cimahi yang Dirombak:
Baca Juga:Demi Tiket Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan IrakKluivert Ungkap Tantangan Berat Timnas Indonesia Usai Kalah Tipis dari Arab Saudi
1. Achmad Nuryana – dari Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga menjadi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan
2. Hendra Gunawan – dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
3. Mochammad Ronny – dari Kepala Badan Pengelola Pendapatan menjadi Asisten Administrasi Umum
4. Budi Raharja – dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan menjadi Sekretaris DPRD
5. Totong Solehudin – dari Sekretaris DPRD menjadi Kepala Dinas Sosial
6. Ahmad Saepulloh – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
