Masjid Al Jabbar Ikonik, Jawa Barat jadi Peringkat Pertama Wisata Ramah Muslim

Warga berjalan di pelataran Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jumat (10/10). Foto: Dimas Rachmats
Warga berjalan di pelataran Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jumat (10/10). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jawa Barat berhasil menyandang Peringkat Pertama dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025. Salah satunya karena Masjid Al Jabbar yang ikonik.

Ya, masjid di Kecamatan Gedebage Kota Bandung itu cukup jadi primadona. Masyarakat dari berbagai daerah banyak yang berkunjung ke masjid tersebut.

Berdasarkan data dashboard.jabarprov.go.id, tercatat pengunjung Masjid Al Jabbar sejak April 2023 hingga 10 Oktober 2025 ini tembus 4,475 juta orang. Dengan rata-rata pengunjung di angka 4.844 orang. Sementara pengunjung dari awal 2025 hingga saat ini tembus di angka 8.621 orang.

Baca Juga:Hari Kesehatan Mental Sedunia: Billy Martasandy Ajak Masyarakat Lebih Peka Terhadap Kesehatan Jiwa di Era TekaLewat 'Jabar Cerdas', 102 Mahasiswa Berprestasi dapat Beasiswa dari BAZNAS 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat Iendra Sofyan menuturkan, IMTI itu dinilai dari berbagai aspek. Mulai dari akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan.

“Al Jabbar memang jadi salah satu atraksi yang menarik, ” katanya, Jumat (10/10).

Iendra melanjutkan, bahasa sederhana dari nominasi itu adalah pariwisata ramah muslim. Memang dalam pengembangannya perlu kolaborasi dengan berbagai pihak. “Contoh soal akses, itu kan didukung program stakeholder lain dalam pembangunan jalan, ” bebernya.

IMTI dirilis oleh CrescentRating, Kementerian Pariwisata, Bank Indonesia, dan Enhaii Halal Tourism Center (EHTC). Jawa Barat mendapat skor tertinggi (Peringkat 1) dalam kriteria lingkungan, yakni sebesar 82.8.

Skor lingkungan yang unggul mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terhadap pariwisata halal, tingginya volume kunjungan wisatawan domestik maupun internasional, dan praktik pariwisata berkelanjutan yang kokoh.

Sementara itu, Jawa Barat juga menunjukkan performa pelayanan yang solid (peringkat 3dengan skor 75.7) dan komunikasi yang baik (peringkat 3 dengan skor 67.5). Capaian tersebut berhasil diraih berkat ketersediaan restoran halal yang luas, warisan budaya yang kaya, serta fasilitas memadai di hotel dan bandara untuk wisatawan Muslim. (son)

0 Komentar