Sebelumnya, pada 29 September, Presiden Donald Trump mengumumkan proposal perdamaian 20 poin yang mencakup pembebasan semua tawanan Israel sebagai imbalan atas tahanan Palestina, pelaksanaan gencatan senjata, perlucutan senjata Hamas, serta program pembangunan kembali Gaza. Hamas telah menyatakan persetujuan prinsip terhadap usulan tersebut.
Sejak Oktober 2023, agresi militer Israel di Jalur Gaza telah menewaskan hampir 67.200 warga Palestina, yang sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak. Serangan tanpa henti itu membuat Gaza hampir tak layak huni, memicu pengungsian massal, kelaparan parah, dan penyebaran penyakit, yang semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.*
SUMBER: ANTARA
