“Masyarakat harus mulai memilah sampah dari rumah. Karena kita sudah punya sistem pengolahan sampah masyarakat. Kota Cimahi dilayani oleh PDAM Tirta Raharja, dan sebagian lainnya oleh SPAM milik pemerintah,” jelas Ngatiyana.
Meskipun saat ini cakupan layanan SPAM belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah Cimahi, pemerintah berkomitmen memperluas jaringan air bersih agar masyarakat mendapatkan akses yang layak.
“Insyaallah tahun depan kita akan menambah pembangunan SPAM baru untuk melayani masyarakat yang belum terlayani,” tuturnya.
Baca Juga:Cimahi Tantang Birokrasi Lama, SPBE Jadi Senjata BaruTingkatkan Minat Baca pada Anak, Inilah Strategi DWP Cimahi Bangun Budaya Membaca Lewat Peran Keluarga
Dengan kehadiran Tim Kecebong yang bekerja setiap hari, Ngatiyana optimistis kondisi sungai dan kualitas air Cimahi akan perlahan membaik.
“Tim kecebong sudah khusus di sungai, mereka setiap hari bekerja. Saya yakin kondisi air kita bisa kembali bersih,” pungkasnya. (Mong)
