JABAR EKSPRES – Hingga saat ini banyak orang yang masih salah paham menyangka bahwa E-Wallet atau dompet elektronik adalah sama dengan bank Digital. Hal ini karena keduanya sama-sama bisa digunakan untuk berbagai transaksi secara online hanya dengan mengunakan aplikasi di ponsel pintar.
Padahal dua layanan keuangan digital ini sangat berbeda, meski terlihat mirip, ternyata ada perbedaan nyata yang kadang tidak disadari oleh para penggunannya.
Untuk kamu yang masih bingung perbedaan dari dua layanan ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui akun instagram @sikapiuangmu menjelaskannya secara terperinci.
Baca Juga:Promo Bagi-Bagi Saldo DANA Gratis Rp25 Ribu, Klik Linknya SekarangHeboh Kemunculan Bola Api di Langit Hingga Sebabkan Kebakaran di Cirebon, BRIN Buka Suara
Menurut OJK, perbedaan pertama dari bank digital dan e Wallet dapat dilihat dari fungsi utamanya. Secara umum Bank Digital merupakan bank yang seluruh atau hampir seluruh operasionalnya dilakukan secara online, tanpa atau sangat minim kantor fisik.
Semua layanan perbankan klasik, seperti menabung, transfer, pembayaran, deposito, hingga investasi serta pinjaman dilakukan lewat aplikasi.
Sementara, e-wallet merupakan aplikasi yang menyimpan saldo digital dan harus diisi (top-up) terlebih dahulu. Biasanya, fitur-fitur perbankan kompleks tidak tersedia di e-wallet.
“E-wallet fokusnya lebih ke transaksi harian, seperti pembayaran merchant, transfer ke sesama dompet, QR code, tagihan simpel, dan lain-lain,” tulis OJK dalam unggahan di akun Instagram @sikapiuangmu.
Perbedaan kedua adalah dari cara kerja atau basis rekeningnya, cara kerja bank digital langsung terhubung ke rekening bank. Sementara, e-wallet harus diisi saldo terlebih dahulu agar bisa dipakai untuk transaksi.
Perbedaan berikutnya adalah dari regulasi atau segi pengawasannya, bank digital diawasi oleh OJK dan dana nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Sementara e-wallet diawasi langsung oleh Bank Indonesia (BI), namun penyedia e-wallet harus mempunyai izin dan mengikuti regulasi BI terkait saldo dan transaksi, tapi tidak semua punya jaminan seperti LPS.
Baca Juga:Ternyata Ini Penyebab Anak Muda Banyak Terdeteksi KankerWaktu Terbaik Jalan Kaki yang Efektif Tingkatkan Kesehatan Mental
Perbedaan nyata selanjutnya adalah jenis transaksinya, bank digital mendukung transaksi harian dan fitur keuangan lanjutan tabungan, deposito, investasi, serta pinjaman. Sementara e-wallet untuk transaksi kecil ke menengah, seperti belanja merchant, bayar tagihan, serta transfer sesama pengguna.
