JABAR EKSPRES – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru di SMK Pasundan 2 Kota Bandung kini menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menyatakan tengah melakukan langkah-langkah penanganan secara internal.
Perwakilan sekolah, Alif, mengatakan bahwa saat ini SMK Pasundan 2 sedang memproses laporan yang berkembang, termasuk melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait.
“Yang pertama kita ingin sekolah kita terus baik, terus terjaga. Yang kedua kita juga sedang menindaklanjuti apa yang jadi permasalahan sekarang,” ujar Alif, Kamis (25/9).
Baca Juga:SMKN 2 Bandung Terapkan Program Sertifikasi Kompetensi InternasionalNikmati Pemandangan Gunung Tangkuban Perahu Lewat “Mountain Gateway Package” dari ibis Bandung Pasteur
Alif menambahkan, proses klarifikasi sedang dilakukan kepada terduga pelaku maupun para korban. Ia pun memastikan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk menindak secara tegas apabila dugaan tersebut terbukti.
“Saat ini sedang dijalankan sesuai dengan prosedur. Jadi mohon kesabarannya. Insyaallah kami komitmen untuk menindak tegas apabila itu memang terbukti,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya penanganan, pihak sekolah telah membuka posko pengaduan bagi para korban yang ingin melapor, baik secara langsung maupun melalui hotline aduan.
“Kami juga ada hotline aduan ataupun datang langsung ke sekolah. Kita buka posko untuk mengadukan hal tersebut. Insyaallah kami akan sangat terbuka menerima apapun yang memang pengaduan-pengaduan yang ada. Tinggal ini masalah sabar saja menunggu proses ini,” imbuh Alif.
Sebelumnya, sejumlah siswa dan alumni SMK Pasundan 2 Kota Bandung menggelar aksi damai di depan sekolah yang berlokasi di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Andir, Rabu (24/9). Mereka menyuarakan dukungan terhadap para korban dan mendesak pihak sekolah agar mengusut tuntas dugaan pelecehan tersebut.
“Kami dari alumni dan siswa yang ada di SMK Pasundan 2 Kota Bandung ini intinya kami ingin memperjuangkan hak para korban,” kata Ali, koordinator aksi sekaligus alumni SMK Pasundan 2.
