JABAR EKSPRES – Warga Desa Wargajaya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor kembali dihebohkan dengan fenomena biasa. Kali ini, sebuah sumur garam ditemukan di desa tersebut.
Namun, untuk mencapai sumur garam itu, warga harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.
Kendati begitu, jalur menuju sumur garam itu dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor setelah adanya perbaikan jalan yang dilakukan melalui kegiatan Samisade 2024, Desa Wargajaya.
Baca Juga:Harga Beras di 148 Kota/kabupaten Turun, Berkat Program SPHP?Hilirisasi Perkebunan Buka 1,6 Juta Lapangan Kerja Baru, Benarkah?
Namun demikian, motor harus berhenti diujung jalan hasil samisade. Perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan medan penuh bebatuan.
Sekitar 3 menit berjalan, terlihat sumur garam yang disemen dengan batuan kali sebagai dinding sumur. Airnya masih jernih dan sangat asin.
Salah satu warga Desa Wargajaya, Dadang (52) mengatakan, rasa dari air sumur bila diolah menjadi garam hampir sama dengan garam yang biasa beredar di warung maupun swalayan.
“Pernah (coba garam dari air sumur). Hampir sama (rasa) kayak garem biasa,” kata Dadang saat ditemui, pada Rabu (24/9/2025).
Meski Dadang tidak mengetahui sejak kapan adanya sumur garam tersebut. Dirinya tetap mengaku, sumur itu sering kali membantu warga dalam kebutuhan sehari-hari seperti penguat rasa makanan.
Selain membantu kebutuhan sehari-hari, air dari sumur garam itu diolah menjadi garam dan menghasilkan nilai jual yang dapat membantu ekonomi sekitar.
“Buat sehari-hari buat dikonsumsi aja, daripada beli mending kita olah aja. Kalau ada keperluan, kalau misalkan ada membutuhkan pasti menjual,” pungkasnya.
