ASN Pemkab Bandung Ikuti Retret Transformasi Birokrasi Tahap Pertama, Bupati : Langkah Perkuat OPD

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bandung mengikuti Retret Transformasi Birokrasi Gelombang Pertama y
Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bandung mengikuti Retret Transformasi Birokrasi Gelombang Pertama yang digelar di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Pusdikajen Ditajenad) TNI AD, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Foto dok humas Pemkab Bandung
0 Komentar

Jabar Ekspres- Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Bandung mengikuti Retret Transformasi Birokrasi Gelombang Pertama yang digelar di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat (Pusdikajen Ditajenad) TNI AD, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Retret yang berlangsung selama tiga hari empat malam ini dibuka dan dilepas langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna (Kang DS) di Rumah Dinas Bupati, Kamis (18/9/2025).

Peserta retret perdana terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II B) serta Eselon III A Administrator, antara lain kepala OPD, kepala bagian, dan camat.

Baca Juga:Kapolresta Bandung Resmi Jadi Dewan Penasehat dan Bapak Angkat Komunitas Ojol Samawana JabarDebut Sensasional! Fakhri Rookie SMAN 1 Baleendah, Borong 22 Poin di DBL Bandung 2025

Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa retret ASN merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas aparatur dalam menghadapi tantangan birokrasi modern.

“Untuk update pengetahuan dan keterampilan serta peningkatan kapasitas, maka pada hari ini dimulai retret untuk para ASN gelombang pertama. Kita adakan secara bertahap sampai semua ASN Pemkab Bandung akan mengikuti retret ini,” ujar Kang DS.

Menurutnya, kegiatan ini juga sekaligus menjadi wadah membangun kedisiplinan, sinergitas, integritas, serta inovasi kerja.

“Dari retret ini nanti akan melahirkan kegiatan-kegiatan atau pelatihan-pelatihan agar bisa mensinkronisasi seluruh OPD dalam upaya mencapai visi misi Kabupaten Bandung yang membutuhkan adanya kolaborasi,” jelasnya.

Kang DS menambahkan, retret ASN juga menjadi instrumen penting untuk memastikan ASN memahami arah pembangunan daerah.

“Nanti di retret saya akan tes semuanya apakah sudah paham dengan visi misi termasuk rencana aksi ini,” katanya.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan retret ASN sejalan dengan visi Kabupaten Bandung Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) serta mendukung target Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:Afwaja Center Gelar Ujian Kualifikasi Bahasa Arab untuk Calon Pelajar Al-Azhar KairoPGN Masuk Daftar Top 50 BigCap PLCs, Bukti Konsistensi Tata Kelola Berintegritas

Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menyelaraskan program pemerintah pusat, terutama tiga prioritas Presiden Prabowo, agar sinkron dengan kebijakan daerah.

“Saya berharap seluruh peserta retret dapat berperan aktif menumbuhkan sinergi dan harmonisasi, bukan hanya di lingkungan kerja masing-masing tapi juga antarorganisasi. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan berjalan baik, efektif, akuntabel, dan berkomitmen dalam memajukan Kabupaten Bandung,” tegas Kang DS.

0 Komentar