JABAR EKSPRES – Manchester United tengah berada dalam masa-masa paling kelam dalam sejarah modern klub, mencatatkan start terburuk dalam 33 tahun terakhir. Namun, di balik kekacauan ini, dukungan dari petinggi klub kepada pelatih Ruben Amorim justru tetap teguh.
Menurut laporan dari jurnalis Sky Sports, Rob Dorsett, pada Selasa (16/9), manajemen Manchester United belum menunjukkan tanda-tanda akan mengganti Amorim meski tekanan terus meningkat.
“Ruben Amorim telah menegaskan tidak akan mengubah filosofi sepak bolanya, dan para petinggi Manchester United tidak berencana menggantikannya,” tulis Sky Sports dalam laporannya.
Baca Juga:Mbappe Ingin Zidane Pimpin PrancisIni 5 Tim Azarine DBL Dance Competition yang Tampil Memukau di Opening Party DBL Bandung 2025
Dorsett menambahkan bahwa United masih berpegang teguh pada proyek jangka panjang bersama Amorim. Mereka tidak akan membuat keputusan emosional berdasarkan hasil jangka pendek atau tekanan dari luar.
“Meski rasa frustrasi dari hasil pertandingan makin besar, klub tidak akan bereaksi secara spontan atau melakukan evaluasi setelah setiap kekalahan,” lanjut laporan tersebut.
Kekalahan 3-0 dari rival sekota, Manchester City, pada Minggu (14/9) memperpanjang rekor buruk Amorim. Ia kini hanya mencatat 8 kemenangan dari 31 pertandingan Liga Inggris sejak ditunjuk pada 24 November.
United saat ini terdampar di papan bawah klasemen Liga Inggris dan terlihat kesulitan untuk bangkit di bawah sistem permainan Amorim yang belum memberi hasil.
Dari empat laga awal musim, mereka hanya berhasil mengamankan satu kemenangan. Bahkan, United harus menelan pil pahit tersingkir dari Piala Liga setelah dikalahkan Grimsby Town, tim dari divisi empat.
Kondisi ini menjadikan Piala FA sebagai satu-satunya peluang tersisa untuk menyelamatkan musim yang suram.
Amorim sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda akan berubah. Ia tetap kukuh pada sistem 3-4-2-1, formasi yang jadi ciri khasnya sejak melatih di Portugal.
Baca Juga:Ini Daftar 7 Tim yang Meriahkan DBL Dance Competition West Java-East, Adakah Tim Jagoanmu?Arkanairo Berhasil Cetak 14 Poin untuk Putra Sembilan, Ikuti Jejak Ayah di Basket
“Jika United ingin mengubah formasi, maka mereka harus mengganti pelatih,” ujar Amorim seusai kekalahan dari City, dikutip dari Metro.
Pelatih asal Portugal itu menambahkan bahwa ia memahami kritik yang datang, tetapi tidak akan mengganti pendekatan permainannya hanya karena tekanan eksternal.
“Saya menerima catatan buruk ini. Banyak hal terjadi di balik layar yang tidak diketahui publik. Tapi saya tetap akan bermain dengan cara saya, sampai saya sendiri memutuskan waktunya berubah.”
