Sebagai bentuk keberlanjutan, Tim PKM Dosen FAIPG UNIDA terus memantau perkembangan penerapan CEFR di MI Tarbiyyatul Falah yang juga turut dilibatkan dalam program lanjutan, termasuk dijadikan sebagai lokasi magang bagi mahasiswa, sehingga kolaborasi dan manfaat program dapat terus berkesinambungan.
“Dengan begitu, kualitas pembelajaran bahasa Arab dapat meningkat, motivasi belajar siswa semakin tinggi, dan MI Tarbiyyatul Falah dapat menjadi contoh penerapan standar CEFR bagi lembaga pendidikan lainnya secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MI Tarbiyyatul Falah, Susilawati, mengapresiasi program yang diinisiasi oleh tim dosen UNIDA ini. Ia menilai bahwa digitalisasi RPP dapat memberi dampak besar bagi efisiensi kerja guru.
Baca Juga:PT GAG Nikel Kembali Beroperasi, Penyelesaian Tambang di Raja Ampat Hanya Omon-Omon?Menkeu Tarik Rp200 Triliun dari BI untuk Suntikan Dana Himbara, Solusi Percepat Perputaran Ekonomi?
“Digitalisasi RPP memberi dampak besar bagi efisiensi kerja guru. RPP bisa diakses kapan saja tanpa repot mencari arsip manual,” ujarnya.
Salah satu guru bahasa Arab, Siti Hindun, juga merasakan manfaat pelatihan. Ia berharap melalui kegiatan ini para guru semakin mandiri dalam menyusun RPP berbasis CEFR, terampil memanfaatkan teknologi, serta mampu menciptakan suasana belajar yang lebih komunikatif, interaktif, dan menyenangkan.
“Materi jelas dan bisa langsung diterapkan. Saya jadi lebih percaya diri menyusun RPP sesuai CEFR,” tutupnya.
