JABAR EKSPRES – Aksi premanisme kembali meresahkan warga di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Seorang pria berinisial US alias Buladig (42) diamankan polisi setelah menebar teror sambil menenteng golok dan mengancam seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Campakamekar, Kamis (11/9/2025).
Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan, membenarkan penangkapan tersebut.
“Ya memang benar, kami telah mengamankan seorang pria, yang merupakan preman kampung dan kerap meresahkan warga,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (13/9/2025).
Baca Juga:PT GAG Nikel Kembali Beroperasi, Penyelesaian Tambang di Raja Ampat Hanya Omon-Omon?Menkeu Tarik Rp200 Triliun dari BI untuk Suntikan Dana Himbara, Solusi Percepat Perputaran Ekonomi?
Kusmawan menjelaskan, peristiwa bermula saat korban, seorang ibu rumah tangga, baru saja selesai salat Subuh dan membersihkan halaman rumah. Pelaku saat itu sudah terlihat berada di pos ronda tepat di depan rumah korban.
Tidak lama kemudian, korban keluar rumah untuk membeli makanan di warung. Saat itulah ia mendapati pelaku tengah menenteng golok.
“Pelaku memegang golok sambil menatap sinis ke arah korban sehingga korban ketakutan,” kata Kusmawan.
Namun lanjut dia, teror belum berhenti. Saat korban hendak mandi dan mengambil handuk di jemuran, pelaku justru mendekati rumah korban. Ia bahkan mengunci pintu rumah dengan paku, membuat korban semakin panik lantaran pelaku masih memegang golok.
“Merasa terancam, korban langsung menghubungi keluarganya dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Tak lama berselang, petugas dari Polsek Padalarang tiba di lokasi dan segera mengamankan pelaku. Beruntung, penangkapan berlangsung tanpa perlawanan,” tambahnya.
Kusmawan menegaskan, hingga kini pihaknya masih menyelidiki motif pelaku melakukan teror tersebut.
“Pelaku sudah diamankan, tapi kami masih mendalami penyebab dia melakukan pengancaman terhadap korban,” jelas Kusmawan.
Baca Juga:Kumpulkan Bupati-Wali Kota dan DPRD Se-Jateng, Ahmad Luthfi: Tidak Ada Kenaikan Tunjangan!Kemenkeu Klaim Suntikan Dana Rp200 Triliun ke Bank Mirip Skema Kopdes Merah Putih, Benarkah?
Kasus ini menambah daftar panjang tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat. Kusmawan mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan aksi serupa.
“Kami minta masyarakat segera melapor bila ada tindakan premanisme agar dapat ditindak secara hukum,” tandasnya. (Wit)
