JABAR EKSPRES – Antusiasme masyarakat Kota Cimahi mengikuti program Vaksinasi On The Spot Hewan Penular Rabies dan Flu Burung atau ‘SiTerang’ semakin tinggi.
Program vaksinasi hewan peliharaan secara gratis yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi ini menjadi salah satu upaya penting menjaga kota tetap bebas rabies sekaligus mencegah penularan flu burung.
Pantauan di lapangan menunjukkan, ratusan warga mendatangi kegiatan SiTerang yang digelar di RW 33, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga:Pemprov Jateng Raih Penghargaan Daerah Peduli Ketahanan PanganCity Gas Tour 2025 Sambangi 4 Kota di Sumatera, PGN Dorong Pemanfaatan Energi Bersih
Warga membawa berbagai hewan peliharaan, mulai dari kucing, anjing, musang, hingga unggas seperti ayam, itik, dan burung, untuk divaksin secara gratis.
Medik Veteriner Ahli Pertama Dispangtan Cimahi, drh. Muhammad Faiz Labib, mengatakan tingginya partisipasi warga mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi hewan.
“Masyarakat menyambut baik pelayanan SiTerang, bahkan rela mengantre agar hewan mereka bisa divaksin,” ujar Labib saat dijumpai awak media di lokasi.
Sebelum divaksin, setiap hewan diperiksa kesehatannya. Syarat utama agar bisa divaksin, hewan harus dalam kondisi sehat, tidak hamil, dan memenuhi batas usia tertentu.
Untuk kucing, anjing, musang, dan monyet minimal berusia empat bulan, sedangkan unggas dapat divaksin mulai usia satu bulan. Hewan betina yang menyusui diperbolehkan, asalkan anaknya sudah berusia lebih dari dua bulan.
Dispangtan Cimahi menyiapkan sekitar 1.500 dosis vaksin per tahun. Program ini akan berlangsung di 15 kelurahan secara bertahap mulai September hingga Desember 2025.
Labib menegaskan bahwa Cimahi telah berstatus bebas rabies sejak 1996. Namun vaksinasi rutin tetap digencarkan untuk mempertahankan status tersebut.
Baca Juga:Komitmen Nyata Terapkan GRC dalam Bisnis, PGN Raih TOP GRC Award 2025Biar Kulit Halus Lagi, Ini 7 Cara Sederhana Atasi Pori-Pori Membandel
“Vaksinasi ini sangat penting karena rabies merupakan penyakit mematikan. Jika sudah menular ke manusia, tingkat kematiannya bisa mencapai 99 persen,” ungkapnya.
Rabies pada manusia dapat menimbulkan gejala seperti air liur berlebihan, takut cahaya, hingga takut air. Meski masih ada laporan kasus gigitan hewan di Cimahi, seluruh sampel yang diperiksa sejauh ini menunjukkan hasil negatif berkat program vaksinasi yang terus berkelanjutan.
Dispangtan memastikan vaksinasi hewan peliharaan ini sepenuhnya gratis tanpa pungutan biaya. Program SiTerang hadir untuk melindungi kesehatan hewan sekaligus mencegah risiko penularan penyakit berbahaya pada manusia.
