Meski sempat kaget dengan derasnya kritik, Menkeu Purbaya menyatakan siap menghadapi dinamika tersebut.
Ia juga mengaku akan banyak belajar, termasuk meminta masukan dari pendahulunya, Sri Mulyani.
“Saya minta waktu untuk bekerja dengan baik dulu. Beberapa bulan ke depan silakan kritik habis-habisan,” ujarnya.
Baca Juga:Syarat, Skema Bunga, hingga Cara Ajukan KUR Perumahan 2025Kumpulan Prompt Gemini AI Miniatur Terkeren yang Bisa Kamu Gunakan, Tinggal Comot
Sehari sebelumnya, pernyataan awal Menkeu Purbaya terkait tuntutan 17+8 dinilai meremehkan karena ia menyebut hal itu hanya datang dari sebagian kecil masyarakat.
Menurutnya, jika pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 6–7 persen, masyarakat tidak lagi punya alasan untuk turun ke jalan.
“Kalau ekonomi bagus, orang sibuk kerja, bisa makan enak. Jadi demo itu bisa berkurang,” katanya kala itu.
