Belum Selaras! Ekonomi Tumbuh Tapi Pengangguran di Jabar Tertinggi

Para pencari kerja menunggu wawancara kerja di gerai cepat saji di Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ek
Para pencari kerja menunggu wawancara kerja di gerai cepat saji di Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Desa Vokasi perlu jadi prioritas dalam APBD Perubahan 2025. Pemerintah harus segera mulai dari sepuluh daerah dengan tingkat pengangguran tertinggi,” kata Maulana.Butuh Solusi Amazing

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah menaruh perhatian terhadap kondisi pengangguran di Jawa Barat.

Pihaknya berharap ada solusi amazing dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam menuntaskan persoalan itu. Siti Muntamah menaruh harapan besar kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

Baca Juga:PGN Pasok Gas Bumi ke RS Kariadi Semarang, Efisiensi Operasional Meningkat Hingga 60 PersenBAZNAS Jabar Luncurkan Program Pendayagunaan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

“Kami harap Gubernur beri perhatian serius terhadap pengangguran ini. Semoga ada solusi amazing dari Pak Gubernur,” terangnya.

Kemudian yang tak kalah penting adalah menyesuaikan atau matching antara jurusan SMK dengan potensi daerah. Termasuk kebutuhan dunia usaha atau industri.

“Misal daerah yang potensi besar pertanian maka jurusan pertanian harus dikuatkan. Output-nya bisa seperti menghasilkan bibit pertanian unggul. Begitu juga daerah yang punya wilayah pantai atau laut,” sambungnya.

Platform Digital Gantikan Job Fair

Untuk mengurangi angka pengangguran di Jawa Barat Pemprov Jabar sebetulnya sudah punya program penerimaa tenaga kerja melalui platform digital.

Program ini pertama kali dicetuskan oleh Dedi Mulyadi yang menginginkan adanya kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, hingga dunia usaha.

Dedi juga menusulkan harus dibuat platform digital sebagai salah satu untuk menggantikan sistem rekrutmen tenaga kerja atau kegiatan jobfair.

Platform digital ini dikoneksikan dengan sistem. Sehingga akan memudahkan masyarakat dalam mencari kerja.

Baca Juga:Acil Bimbo Tutup Usia, Bandung Berduka Kehilangan Putra TerbaiknyaTokoh Agama dan Masyarakat di Jateng Serukan Kedamaian untuk Negeri 

‘’Jadi tidak lagi antre dan berpanas-panasan untuk jobfair,’’ ujar Dedi.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga berkomitmen untuk menghubungkan antara kebutuhan dunia pendidikan dan dunia usaha. Ada link and match antara kebutuhan lapangan kerja dan SDM yang dicetak.

Kehadiran platform digital itu tengah disempurnakan. Platform itu juga sempat diuji coba. Seperti di Karawang pada Juni lalu. Sementara, platform loker Loker Jawa Barat yang dapat diakses di loker.jabarprov.go.id.

Pencari kerja dapat memantau berbagai lowongan kerja dan pelatihan yang sesuai dengan minat serta keahlian melalui fitur Dashboard Loker dan Pelatihan.

0 Komentar