Program Terpadu Berhasil Tekan Angka Anak Putus Sekolah di Kota Banjar

Program Terpadu Berhasil Tekan Angka Anak Putus Sekolah di Kota Banjar
Dua anak bersama orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung di Kota Banjar ini sempat viral, lantaran mereka putus sekolah dan memilih mengikuti pekerjaan orang tuanya. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Verifikasi lapangan juga berhasil mengungkap berbagai faktor penyebab anak tidak bersekolah. Ia memaparkan, faktor dominan adalah perpindahan domisili yang mencapai 27,98 persen.

Seringkali, kata dia, data administrasi kependudukan tidak diperbarui setelah keluarga berpindah, sehingga status anak dalam data admistrasi masih tercatat sebagai pelajar di daerah sebelumnya, meski kenyataannya mereka sudah pindah dan tidak lagi bersekolah.

Faktor lainnya adalah anak yang memilih untuk bekerja, menyumbang 24,06 persen. Selanjutnya, pengaruh lingkungan atau teman sebaya yang menyebabkan anak malas bersekolah mencapai 12,52 persen.

Baca Juga:Tujuh Pelaku Pengrusakan Gedung DPRD Banjar Dilepas, Polisi: Masih di Bawah Umur!Jalan Rusak, Warga Rejasari Kota Banjar Sindir Pemkot Lewat Parodi

Sebanyak 10,71 persen ATS disebabkan oleh anak yang sudah menikah dan berumah tangga, sementara faktor ekonomi menjadi penyebab bagi 4 persen ATS.

“Ini menunjukkan bahwa persoalannya sangat kompleks. Tidak hanya ekonomi, tetapi juga masalah administrasi, pernikahan dini, dan pengaruh sosial. Program kami dirancang untuk menjawab semua tantangan ini secara terpadu,” tegas Dedi.

Pihaknya berharap program terpadu ini dapat terus menekan angka ATS. Tujuan besarnya adalah untuk meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah (APS) dan pada akhirnya ikut serta dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Kota Banjar yang unggul dan berdaya saing.

“Harapan kami, dengan adanya komitmen bersama dari semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, tidak ada lagi anak di Banjar yang tertinggal dalam mengenyam pendidikan. Ini investasi terbaik untuk masa depan mereka dan masa depan kota ini,” pungkasnya. (CEP)

0 Komentar