JABAR EKSPRES – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menggelar pertemuan khusus dengan para pimpinan wakil rakyat, Senin (1/8). Itu dilakukan jelang aksi demo.
Pertemuan dilakukan di ruang rapat Gedung Sate. Hadir sejumlah petinggi DPRD Jabar. Mulai dari ketua, wakil ketua, termasuk perwakilan pimpinan fraksi.
Kesempatan itu menyepakati kesepakatan penting. Itu juga untuk meredam kegelisahan warga. Salah satunya soal realokasi anggaran perjalanan dinas wakil rakyat.
Baca Juga:Tokoh Agama dan Masyarakat di Jateng Serukan Kedamaian untuk Negeri Konser “Peterpan: The Journey Continues” di Bandung Ditunda, Budi Aloka: Demi Keselamatan dan Kenyamanan Semua
Realokasi anggaran itu salah satunya bakal diperuntukkan program asuransi atau jaminan sosial. Program itu menyasar beberapa masyarakat yang bekerja informal. Mulai dari ojol hingga nelayan ataupun pembantu rumah tangga.
“Salah satu respon kita terhadap kegelisahan publik adalah memberi perlindungan, jaminan sosial masyarakat. Dan salah satunya yang kita gulirkan adalah asuransi untuk pekerja informal, asuransi ketenagakerjaan, ” kata Dedi Mulyadi.
Berikutnya langkah yang dilakukan adalah realokasi anggaran. Khususnya di DPRD Jabar.
Ketua DPRD Jabar Buku Wibawa menambahkan, pihaknya bersepakat untuk menggeser beberapa alokasi anggaran. Termasuk perjalanan dinas. “kita akan menghentikan perjalanan dinas provinsi, perjalanan ke luar negeri, dan juga mungkin nanti dicek barang kali ada anggaran silpa, ” kata politikus Gerindra itu. (son)
