JABAR EKSPRES -Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, ricuh menjelang petang, Senin (1/9/). Suara ledakan terdengar dari arah massa yang menyalakan petasan dan mengarahkannya ke dalam gedung.
Pantauan Jabar Ekspres, spanduk yang sebelumnya terpasang dibakar sekelompok orang. Sekitar pukul 17.00 WIB, mahasiswa dengan jas almamater meninggalkan lokasi.
Orasi berhenti, berganti lemparan batu, kayu, dan botol plastik. Massa berpakaian serba hitam mendominasi barisan depan dan melemparkan benda di sekitar mereka.
Baca Juga:Tokoh Agama dan Masyarakat di Jateng Serukan Kedamaian untuk Negeri Konser “Peterpan: The Journey Continues” di Bandung Ditunda, Budi Aloka: Demi Keselamatan dan Kenyamanan Semua
Seorang fotografer pers mahasiswa sempat dihalangi saat merekam video. Percekcokan terjadi, namun segera dilerai.
Sekitar pukul 18.28 WIB, situasi malam kian mencekam. Terlebih personil kepolisian sudah diturunkan untuk melerai massa aksi.
Sebelumnya, Putra, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia, mengatakan aksi tersebut merupakan penyampaian aspirasi terhadap pemerintah dan DPR yang dinilai tidak memihak rakyat. “Kebijakan berjalan tidak baik, akhirnya ini bentuk amarah rakyat,” ujarnya.
Dia menilai demokrasi di Indonesia masih berjalan karena masyarakat dapat menyuarakan keresahan. Namun, kata dia, masih ada tumpang tindih dalam penegakan hukum.
“Peran mahasiswa di sini ingin menstabilkan demonstrasi lewat gerakan yang lebih sehat,” pungkas Putra.
