Kemampuan ponsel ini terbukti melalui hasil uji benchmark yang menembus angka 510.000 lebih. Sebuah pencapaian luar biasa yang secara keseluruhan melampaui performa chipset populer seperti Helio J99 atau G200, bahkan diklaim setara dengan Snapdragon 778G, chipset favorit di kelas menengah beberapa tahun silam.
Dari sisi perangkat lunak, smartphone ini akan langsung menjalankan sistem operasi terbaru Android 15 yang dipadukan dengan antarmuka Itel OS 15.1. Itel juga memberikan komitmen berupa pembaruan Android hingga dua kali serta jaminan kelancaran penggunaan hingga 6 tahun.
Kamera
Pada sektor kamera, tersedia kamera utama 50 MP yang dipasangkan dengan sensor tambahan 2 MP untuk meningkatkan detail foto. Sementara itu, kebutuhan swafoto maupun panggilan video didukung kamera depan 32 MP yang mampu menghasilkan gambar jernih dan tajam.
Baca Juga:6 Tuntutan Utama Demo Buruh 28 Agustus 2025, Dari Pajak hingga Upah MinimumTunjangan DPR Rp50 Juta per Bulan Picu Polemik, Janji Dibagikan ke Masyarakat
Konektivitas
Dari segi konektivitas, perangkat ini sudah dilengkapi dengan Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, 4G LTE, NFC, speaker stereo, sensor giroskop hardware, sensor sidik jari dalam layar, serta sertifikasi IP64. Namun, terdapat beberapa catatan kecil, yakni absennya jack audio 3,5 mm dan slot kartu memori eksternal.
Untuk menopang performa, ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 6.000 mAh. Meski kecepatan pengisian dayanya hanya 18 watt, hadirnya fitur bypass charging menjadi nilai tambah signifikan.
Harga
Meskipun harga resminya di Indonesia belum diumumkan, besar harapan agar varian RAM 8/128 GB dan 8/256 GB dapat dibanderol di kisaran Rp2 jutaan. Jika benar, kombinasi chipset Unisoc terbaru yang performanya mampu bersaing dengan Snapdragon 778G, serta melampaui ponsel Infinix yang masih mengandalkan Helio J99, menjadikan perangkat ini salah satu yang paling ditunggu di pasar smartphone kelas menengah Tanah Air.
Sebagai catatan, ponsel ini akan resmi diluncurkan di Indonesia pada 7 September 2025.
