JABAR EKSPRES – Aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Bogor pada Kamis (28/8/2025) menarik perhatian ketika sekelompok remaja turut serta menyampaikan orasi di hadapan lautan massa.
Sekitar pukul 15.50 WIB, empat remaja mendekati salah seorang mahasiswa Universitas Pakuan (Unpak) yang tengah mengikuti aksi. Setelah berdiskusi sebentar, mereka kemudian membacakan orasi menggunakan ponsel milik mahasiswa tersebut.
Potongan orasi yang mereka sampaikan antara lain: “Apakah aku harus mengorbankan nyawa lagi?”, “suara kami akan menggema ke seluruh negeri untuk menuntut keadilan yang selalu dilupakan demi kehidupan anak cucu kami untuk hari esok yang lebih baik,”.
Baca Juga:Persib vs Borneo FC, Haye dan Barba Siap Menggila!Calvin Verdonk Menuju Ligue 1?
Orasi itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari para demonstran yang fokus mendengarkan.
Salah satu orator bernama Zulkifli (15) mengaku memberanikan diri maju karena ingin menyuarakan keresahannya.
“Biar dia malu aja bang yang di dalem, biar ga ngambil-ngambilin uang rakyat,” kata Zulkifli di depan Gedung DPRD Kota Bogor, pada Kamis (28/8/2025).
Tidak sendiri, Zulkifli didampingi Abim (15) yang juga tampil berani menyampaikan pesan serupa.
“Maju ke depan biar para wakil rakyat sadar. Jangan terus-terusan ngambil uang rakyat,” ujar Abim.
Abim menambahkan, kekecewaannya semakin besar karena beban rakyat makin berat akibat pajak yang terus meningkat.
“Saya di depan tuh, pengen bikin wakil rakyat yang di dalam sono biar pada malu, biar ga ngambil-ngambilin uang rakyat,” kata Abim.
