1. Suzuki Satria FU
Segmen motor Ayago (ayam jago) pada awalnya adalah simbol anak gaul. Sebelum hadirnya Honda Sonic atau Satria F versi modern, motor ayam jago seperti Suzuki RK Cool dan Honda Nova RS sudah menjadi primadona. Harganya tergolong mahal, desainnya sporty, dan penggunaannya identik dengan anak muda, terutama dari kalangan berada.
Namun, setelah memasuki era 2010-an, citra motor ayam jago mulai berubah. Satria F yang dulunya dipandang keren, kini mendapat label “Jamet”. Penyebabnya adalah tren modifikasi yang berlebihan, seperti penggunaan ban cacing, airbrush dengan desain mencolok, hingga konvoi ugal-ugalan dalam komunitas. Akibatnya, motor yang dulu dianggap keren kini justru dipandang negatif.
2. Yamaha Vixion
Sebelum Yamaha R15 hadir di Indonesia, Vixion adalah raja jalanan. Desainnya sporty, harganya relatif terjangkau, dan menjadi favorit banyak orang.
Baca Juga:Rahasia Harga Mobil Listrik BYD Semakin Murah Setiap Tahun, Bisa Merusak PasarBenarkah Tahlilan Bukan Ajaran Islam? Sejarahnya Terungkap!
Namun, nasibnya serupa dengan Satria FU. Banyak pemilik yang melakukan modifikasi berlebihan: memasang ban cacing, airbrush, motor dibuat ceper, hingga knalpot racing bising. Vixion pun kemudian identik dengan komunitas “Jamet” yang kerap nongkrong bersama, uniknya sering di tepi pantai. Fenomena ini membuat motor Vixion ikut menjadi bahan cemoohan.
3. Kawasaki Ninja R/RR
Setuju atau tidak, motor ini sempat masuk ke dalam kategori Jamet. Walaupun saat ini status tersebut sudah hilang dengan sendirinya, ada masanya Ninja R/RR dipandang sebagai motor Jamet.
Hal ini terjadi ketika tren Ninja 4-tak mulai populer, sehingga banyak pemilik Ninja 150cc 2-tak menjual motor mereka dengan harga murah. Akibatnya, harga Ninja 150cc bisa ditebus hanya dengan belasan juta rupiah. Kondisi itu membuat banyak pengguna motor bebek beralih ke Ninja karena lebih terjangkau.
Sayangnya, motor-motor ini kemudian dimodifikasi berlebihan: diberi airbrush mencolok, ban cacing, dibuat ceper, hingga dipasangi knalpot racing berkualitas rendah yang suaranya bising dan tidak enak didengar. Seperti halnya Satria FU dan Vixion, para pengguna Ninja ini juga sering berkumpul dalam komunitas.
Beruntung, seiring waktu harga Ninja R/RR kembali melambung tinggi, dan tren modifikasinya bergeser ke arah OEM look (kembali ke tampilan standar pabrikan). Dengan demikian, status Jamet pada motor ini perlahan menghilang.
