Jeje Ritchie Pastikan Lagu Karatagan Bandung Barat Segera Punya HAKI

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail didampingi Wakilnya Asep Ismail saat mengunjungi rumah Ase Rukmantara
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail didampingi Wakilnya Asep Ismail saat mengunjungi rumah Ase Rukmantara di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat. Senin (25/8). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, memastikan bahwa hak-hak kekayaan intelektual (HAKI) atas lagu Karatagan Bandung Barat akan segera terpenuhi.

Kepastian itu disampaikan Jeje saat dirinya bersama Wakil Bupati Asep Ismail mengunjungi kediaman pencipta lagu tersebut, Ase Rukmantara, di Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat, Senin (25/8/2025).

Menurut Jeje, kunjungan ini bertujuan untuk meluruskan dan menyelesaikan persoalan seputar hak cipta lagu daerah yang sejak lama menjadi identitas Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Baca Juga:Pasokan Gas ke Industri Kembali Normal, PGN Pastikan Distribusi 100% AmanBebas Tunggakan, Goyang Pendapatan

“Kami datang untuk meluruskan dan membereskan semua hal terkait hak cipta lagu Karatagan Bandung Barat. Termasuk memastikan proses pendaftarannya ke HAKI bisa segera selesai,” ungkap Jeje.

Diketahui, lagu Karatagan Bandung Barat diciptakan Ase Rukmantara melalui ajang sayembara pada 2007, saat KBB resmi berdiri sebagai daerah otonom. Lagu tersebut kemudian diserahkan kepemilikannya kepada Pemerintah KBB dan ditetapkan sebagai lagu wajib daerah.

Meski sudah lebih dari 15 tahun menjadi simbol identitas daerah, proses pendaftaran HAKI lagu ini belum juga rampung. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan perlindungan hukum terhadap karya budaya lokal yang memiliki nilai historis sekaligus spiritual bagi masyarakat KBB.

“Hari ini saya ke sini untuk merapikan semuanya. Kerjasamanya juga sudah dialihkan sepenuhnya kepada Pemda Bandung Barat, tinggal kita tindak lanjuti ke Kemenkumham,” tambahnya.

Selain membahas hak cipta, Jeje juga menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi sekaligus membantu memenuhi harapan pribadi Ase Rukmantara, yakni pembangunan masjid di lingkungan sekitar rumahnya.

“Selain silaturahmi, kami juga datang untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan beliau dalam membantu menyelesaikan pembangunan masjid. Ini bentuk dukungan nyata dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Jeje, yang juga dikenal memiliki latar belakang sebagai musisi, menuturkan bahwa dirinya memahami betul tantangan dan perjuangan para seniman lokal.

Baca Juga:Kenaikan PBB Picu Protes, Warga Cirebon Ancam Demo Besar-besaran!Pemkot Bandung dan RS Borromeus Kolaborasi Galakan Vaksin DBD

Karena itu, ia berkomitmen untuk menjadikan seni dan budaya sebagai salah satu pilar pembangunan karakter daerah.

“Saya juga sebagai musisi merasakan apa yang dirasakan para seniman. Pak Ase ingin agar seni budaya terus hidup dan memajukan musisi lokal. Ini tentu akan kita support,” tegasnya.

0 Komentar