Aplikasi Finance Wise Janji Untung Besar, Kenyataannya Malah Begini

Aplikasi Finance Wise Janji Untung Besar
Aplikasi Finance Wise Janji Untung Besar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kami akan membahas mengenai aplikasi Finance Wise yang diklaim sebagai aplikasi penghasil uang. Benarkah demikian, atau justru sebuah penipuan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Saya sudah mencoba masuk ke dalam situs maupun aplikasi Finance Wise. Di sana, pengguna ditawarkan untuk memperoleh uang dengan cara melakukan investasi. Terdapat beberapa jenis produk yang ditawarkan, yaitu produk stabil, produk harian, dan produk promo. Namun, perhitungan keuntungan yang ditampilkan sangat tidak masuk akal.

Misalnya, dengan modal Rp60.000 dalam 1 hari bisa berubah menjadi Rp102.000. Semakin besar nilai deposit yang dimasukkan, semakin besar pula keuntungan yang dijanjikan. Dari skema ini saja sudah terlihat jelas bahwa ini merupakan penipuan berkedok investasi (investasi bodong).

Baca Juga:10 Game Android Terbaru 2025 Paling Seru, Ringan, dan Wajib DicobaGagal Bayar Pinjol? Ketahui Hak Hukum Anda agar Tidak Ditipu Oknum

Biasanya, ketika pengguna melakukan deposit dengan nominal kecil, mereka akan benar-benar dibayar. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan agar pengguna menaruh deposit yang lebih besar lagi. Sumber pembayaran bukan berasal dari keuntungan nyata, melainkan dari deposit anggota lain. Jadi, perputaran uang hanya terjadi antaranggota. Selama masih banyak anggota baru yang mendaftar dan menyetor uang, aplikasi ini akan tetap berjalan. Namun, cepat atau lambat, skema seperti ini pasti akan berakhir dengan penipuan (scam).

Selain sistem ponzi, aplikasi ini juga menyediakan permainan seperti roda keberuntungan, yang pada dasarnya mirip dengan judi. Untuk memutarnya diperlukan biaya Rp10.000, dengan hadiah antara Rp5.000 hingga Rp500.000. Ada juga permainan bernama Wingo, yang berupa tebak-tebakan. Artinya, aplikasi ini bukan hanya mengandung penipuan investasi, tetapi juga unsur perjudian.

Aplikasi penipuan semacam ini biasanya juga menerapkan sistem referal, yang hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung lebih awal. Maka jangan heran jika banyak orang akan mengajak Anda untuk ikut serta.

Jika kita melihat kanal Telegram resmi mereka, jumlah pengikutnya sudah cukup banyak, lebih dari 66.000 orang. Bahkan mungkin jumlah anggotanya mencapai lebih dari 100.000 orang jika dihitung yang tidak bergabung di Telegram. Inilah alasan mengapa aplikasi ini masih berjalan hingga sekarang.

Saat mencoba melakukan deposit, misalnya Rp300.000, pengguna diarahkan untuk melakukan konfirmasi dan memilih metode pembayaran. Pembayaran dapat dilakukan melalui virtual account atau dengan memindai kode QRIS.

0 Komentar