Tangis Pecah di Pemakaman Pegawai Bank BUMN di Bogor! Istri: Suami Saya Orang Baik!

Karangan bunga memenuhi area halaman rumah duka, Mohamad Ilham Pradipta, Kamis malam (21/8/2025). Foto: Sekar
Karangan bunga memenuhi area halaman rumah duka, Mohamad Ilham Pradipta, Kamis malam (21/8/2025). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Isak tangis enyelimuti prosesi pemakaman M. Ilham Pradipta, pegawai salah satu bank BUMN, yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Situ Gede, Cifor, Bogor, pada Kamis malam (21/8/2025).

Tangis keluarga dan kerabat pecah saat jenazah dimakamkan. Istri korban, Puspita Aulia, tampak tak kuasa menahan air mata. Ia berharap pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus yang merenggut nyawa suaminya.

“Suami saya orang baik, tapi diperlakukan tidak baik sampai kehilangan nyawanya. Saya berharap pelaku dihukum setimpal, seberat-beratnya,” ujar Puspita usai pemakaman.

Baca Juga:Semangat Efisiensi, Pemakaian Gas Bumi PGN di Kemenhan dan TNI Jalan TerusGempa Guncang Karawang Selatan, Sejumlah Rumah dan Gedung Rusak

Puspita mengatakan keluarga masih mempertanyakan mengapa kejadian tragis ini bisa menimpa suaminya dan berharap kasus ini segera menemukan titik terang.

“Kami ingin segera ada kejelasan, kenapa bisa terjadi pada suami saya yang selama ini dikenal baik. Harapan kami polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap motifnya,” katanya.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil. Dalam kehidupan sehari-harinya, Ilham dikenal sebagai sosok penyayang keluarga dan pekerja keras.

Sahabat dekat almarhum sejak SMP, Toto Sugiarto, turut merasakan duka mendalam. Ia mengenang Ilham sebagai pribadi rendah hati yang suka bercanda.

“Kami sebagai sahabat almarhum menilai sosok almarhum sangat baik, sangat humble, suka becanda. Kami semua sangat kehilangan,” ungkap Toto.

Toto juga menuturkan bahwa komunikasi terakhir mereka terjadi pekan lalu, bahkan sudah ada rencana untuk bertemu di Jakarta. Namun, rencana itu tak pernah terwujud karena peristiwa tragis yang menimpa Ilham.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RT 04/11, Aris Karsa. Menurutnya, meski Ilham kini lebih banyak tinggal di Jakarta, ia tetap dikenal ramah di lingkungan tempat tinggal masa kecilnya.

Baca Juga:Akibat Guncangan Gempa Magnitudo 4,9, Satu Mushalla di Bekasi Roboh BNPB Pantau Dampak Gempa M4,9 di Jakarta dan Sekitarnya

“Beliau baik, suka menyapa, dan sering berbagi dengan warga sekitar,” ujarnya.

Kepergian Ilham meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi keluarga kecilnya, tetapi juga sahabat, rekan kerja, dan warga sekitar.

Sebagai informasi, almarhum sebelumnya dilaporkan hilang usai diduga diculik di wilayah Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8). Keesokan harinya, jasadnya ditemukan di area persawahan di Kabupaten Bekasi dalam kondisi tangan dan kaki terikat.

0 Komentar