“Kami alokasikan hampir Rp15 miliar kurang lebih untuk perbaikan pengolahan limbah di Sarimukti, karena kami harus memastikan limbahnya itu pencemaran dalam ambang batas. Tidak boleh melampaui ambang batas. Makanya kami lakukan renovasi,” ujarnya.
Dengan upaya ini, Pemprov Jabar berharap seluruh daerah dapat bersinergi dan konsisten dalam memperbaiki tata kelola sampah. (Mong)
