Di Balik "Cantiknya" Taman Kota Bandung, Rp20 Miliar Mengalir untuk Pemeliharaan

Anak-anak bermain di area taman Sister City Park, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (19/8). Foto: Dimas Rachm
Anak-anak bermain di area taman Sister City Park, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa (19/8). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar setiap tahunnya hanya untuk kegiatan pemeliharaan taman. Anggaran besar ini digunakan untuk menjaga keindahan, kenyamanan, dan fungsi ekologi dari ratusan taman yang tersebar di berbagai penjuru kota.

Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Kota Bandung, Yuli Ekadiyanti, saat diwawancarai terkait pengelolaan dan pemeliharaan taman Kota Kembang.

“Kalau untuk pemeliharaan itu sendiri sih, totalnya ada di sekitar Rp20 miliar ya,” ujar Yuli, Selasa (19/8).

Baca Juga:PP Safinatul Qodiri Turut Hadir Dalam Manaqib Dzikir Akbar di At-Taufiq Ciucing GarutDapat Royalti Rp497 Ribu, Ari Lasso: Lebih Baik Saya Lapar Daripada…

Anggaran tersebut murni digunakan untuk pemeliharaan taman, bukan untuk pembangunan baru atau renovasi. Ini mencakup berbagai kegiatan seperti pembersihan taman, penyiraman tanaman, pemangkasan pohon dan semak, perawatan instalasi air dan pencahayaan, pengecatan ulang fasilitas, hingga penggantian tanaman yang rusak.

Secara keseluruhan, Kota Bandung memiliki sekitar 900 titik ruang terbuka hijau. Jumlah tersebut mencakup berbagai jenis lahan hijau seperti taman kota, taman lingkungan, median jalan yang ditanami, jalur hijau, dan area terbuka lainnya. Namun, tidak semua dikelola langsung oleh DPKP.

“Kalau taman Kota Bandung ini totalnya memang ada 900 ya, tapi itu kan sudah meliputi ruang terbuka hijau, median jalan, jalur hijau, dan taman-taman kota. Tapi yang memang dikelola oleh DPKP sendiri itu hanya sekitar 500-an,” jelas Yuli.

Dengan kata lain, hampir setengah dari total RTH di Kota Bandung dikelola oleh pihak lain, seperti kecamatan, kelurahan, swasta (melalui program Corporate Social Responsibility), atau komunitas warga. Hal ini menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan pengelolaan ruang hijau di tengah keterbatasan sumber daya pemerintah.

Dari ratusan taman yang dikelola DPKP, terdapat sekitar 25 taman tematik yang menjadi perhatian khusus. Taman-taman ini, seperti Taman Jomblo, Taman Film, Taman Superhero, dan Taman Fotografi, menjadi ikon kota yang kerap dikunjungi oleh warga maupun wisatawan. Selain berfungsi sebagai ruang publik, taman-taman ini juga menjadi sarana edukasi dan ekspresi seni.

“Taman tematiknya di Kota Bandung ini itu ada sekitar 25 taman tematik. Nah inilah yang memang setiap harinya juga rutin, rutin dilakukan pemeliharaan oleh teman-teman park ranger,” ujar Yuli.

0 Komentar