- Bendera tiba-tiba hilang.
- Anak-anak disuruh mencari.
- Tidak menemukan, malah bertemu tetua desa yang memberi bendera cadangan.
- Bendera cadangan disandera bandit.
- Bandit diprank.
- Bendera kembali, lalu dikibarkan di upacara.
Di sepanjang perjalanan, banyak kejadian konyol: ada yang terpeleset, menembus tanah, menembus pohon, menembus batu, jatuh, hilang, hingga sakit perut. Ceritanya berantakan dan membingungkan.
Kesimpulan kami, lebih baik jangan nonton film animasi Merah Putih: One For All, jangan dibicarakan lagi, dan jangan didukung. Cukup tahu ceritanya dari sini, atau kalau penasaran, tonton trailernya saja.
