Dua Mantan Kadisdik Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook

Dua Mantan Kadisdik Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Chromebook
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Irwanuddin Tadjuddin. Foto: Regi/Jabar Ekspres/
0 Komentar

“Temuannya masih jalan lancar di kegiatan sudah juga ada beberapa SD yang kita panggil mereka itu hanya menerima. Karena memang spesifikasinya sudah ditentukan melalui juklak juknis dari Kementrian sehingga udah gabisa gimana-gimana lagi,” jelas dia.

Irwanuddin merinci total nilai pengadaan perangkat TIK, termasuk Chromebook, untuk tingkat SD dan SMP selama periode 2020–2022:

“Untuk SMP tahun 2020 sekitar 6 miliar 174 juta. TIK untuk SMP tahun 2021 sekitar 633 juta sekian. 2022 hanya 125 juta. SD itu tahun 2020 2,2 miliar, tahun 2021 3,7 miliar tahun 2022 6,6 miliar,” paparnya.

Kejaksaan Agung Siap Periksa Disdik di Seluruh Indonesia

Baca Juga:Rasmus Hojlund Semakin Dekat ke San Siro, AC Milan Siap Pulangkan Sang Striker ke Serie ABesiktas Serius Kejar Jadon Sancho

Sementara itu, Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna menyatakan siap untuk memeriksa seluruh Dinas Pendidikan dengan bekerja sama Kejaksaan Negeri di Indonesia.

“Jampidsus tidak hanya melibatkan penyidik di gedung bundar tetapi juga teman-teman penyidik di beberapa wilayah Kejari, karena ini kan pengadaannya hampir seluruh Indonesia,” kata Anang Supriatna.

Dia menambahkan, alasan melibatkan Kejari di setiap wilayah karena keterbatasan penyidik pada Direktorat Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung.

“Keterbatasan tenaga penyidik di gedung bundar diisi, dilengkapi dengan keterlibatan penyidik-penyidik yang ada di kejaksaan di wilayah-wilayah,” tambahnya.

Merespons hal tersebut, Irwanuddin mengatakan, masih menunggu instruksi dari Kejaksaan Agung terkait keputusan akhir tersebut.

“Kita masih nunggu dari pusat, karena pemeriksaannya dari pusat dari Kejaksaan Agung. Masih nunggu instruksi nanti seperti apa hasilnya. Pemeriksaan dilakukan untuk seluruh Indonesia,” katanya.

0 Komentar