Digoyang Gempa 4,7 Magnitudo! Camat Pangalengan Tenangkan Warga: Hanya Getaran Kecil

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Bandung
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Bandung / bmkg
0 Komentar

Gempa 4,7 Magnitudo Guncang Kabupaten Bandung, Camat Pangalengan : Tak Ada Kerusakan, Hanya Getaran Kecil

Jabar Ekspres- Getaran gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 sempat dirasakan warga Kabupaten Bandung pada Rabu (13/8) pagi.

Meski getarannya membuat sebagian warga terkejut, Kecamatan Pangalengan dipastikan aman tanpa kerusakan.

Baca Juga:Warga Lebaksari Ngamprah Protes, Janji Penanganan Banjir Cuma RetorikaPeringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah, Ini Acara yang Bisa Kamu Ikuti 

Camat Pangalengan, Vena Andriawan, menyatakan hingga sore hari tidak ada laporan dampak kerusakan dari desa-desa di wilayahnya. Ia memantau situasi melalui grup komunikasi resmi yang beranggotakan aparatur desa.

“Saya ada grup aparatur, seluruh desa di sana. Sampai sore ini gak ada laporan,” kata Vena saat dihubungi.

Menurutnya, getaran yang dirasakan di Pangalengan terbilang ringan. Bahkan, informasi dari stafnya menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Cimaung justru merasakan guncangan yang lebih kuat.

“Kalau di pangalengan kecil getarannya. Lebih terasa di Cimaung, tadi staf saya di Cimaung. Mudah-mudahan tidak ada (kerusakan),” ucapnya.

Walau tidak ada kerusakan, Vena mengatakan akan tetap mengedepankan kesiapsiagaan. Terlebih di wilayah Pangalengan memiliki forum koordinasi yang aktif melibatkan camat, danramil, kapolsek, dan pemangku kepentingan lain.

Forum tersebut juga rutin menggelar rapat minimal sekali sebulan membahas langkah antisipasi bencana.

“Di sini saling mengingatkan selalu. Early warning system jadi cepat sampai,” kata Vena.

Baca Juga:RS Hasan Sadikin Gunakan Gaslink CNG dari PGN Gagas, Pelayanan Kesehatan Kini Lebih Efisien dan Ramah LingkungKomitmen dalam Pemenuhan Hak Anak, Jateng Kembali Diganjar Penghargaan Provinsi Layak Anak 

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Rabu (13/8/2025) pukul 08.32 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 82 kilometer barat daya Kabupaten Bandung pada kedalaman 37 kilometer.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyebut gempa tergolong dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.

“Hingga pukul 08.52 WIB belum tercatat adanya gempa susulan,” ujarnya.

Guncangan dirasakan di Tegalbuleud, Campaka, Naringgul, Pagelaran, Garut, Pangalengan, Pelabuhan Ratu, Tasikmalaya, dan Cianjur.

Di beberapa wilayah, getaran terasa nyata di dalam rumah dan membuat benda-benda ringan bergoyang.

Meski getaran dirasakan di sejumlah daerah, hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban. Teguh mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

0 Komentar