Jerman Perpanjang Kontrol Ketat Perbatasan untuk Tekan Migrasi Ilegal

Jerman Perpanjang Kontrol Ketat Perbatasan untuk Tekan Migrasi Ilegal
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Freepik/rawpixel.com)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Jerman memastikan kebijakan kontrol ketat di perbatasan dengan negara-negara tetangga Uni Eropa akan tetap diberlakukan setelah tenggat pelaksanaannya berakhir pada September. Menteri Dalam Negeri Jerman, Alexander Dobrindt, menegaskan bahwa langkah ini bertujuan mencegah masuknya migran tanpa dokumen.

Dalam wawancara dengan Table.Media, Dobrindt mengatakan migran tak berdokumen yang mencoba masuk ke wilayah Jerman akan terus ditolak.

“Kontrol perbatasan akan terus berlaku,” ujarnya.

Berdasarkan laporan Bild awal pekan ini, jumlah permohonan suaka di Jerman pada paruh pertama 2025 tercatat hanya sekitar 70.000, turun separuh dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 140.000 permohonan.

Baca Juga:7 Tips Top Up Saldo DANA via QRIS Anti Gagal: Praktis, Cepat, dan Aman6 Hp Realme Gaming Terbaik di 2025, Mulai dari Flagship hingga Budget-Friendly

Sementara itu, Die Welt melaporkan bahwa hampir 500 pencari suaka ditolak masuk dalam tiga bulan pertama sejak aturan perbatasan diperketat.

Total upaya masuk ilegal mencapai sekitar 12.400 kasus, dengan 9.500 di antaranya ditolak atau dideportasi. Polisi juga berhasil menangkap 450 pelaku penyelundupan manusia.

Meski demikian, terdapat 110 pelamar yang diberi pengecualian karena tergolong kelompok rentan, seperti anak-anak dan ibu hamil.

Langkah tegas ini diperkuat sejak Mei lalu, ketika Dobrindt mencabut perintah lisan yang sebelumnya melarang polisi menolak masuk pencari suaka, sebagai bagian dari strategi memerangi migrasi ilegal.*

SUMBER: ANTARA

0 Komentar