JABAR EKSPRES – PT Nestlé Indonesia menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., beserta jajaran ke Pabrik Nestlé Karawang, Jawa Barat. Kunjungan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam bidang keamanan pangan, inovasi gizi, serta penerapan standar mutu dan praktik laboratorium yang baik.
Dalam kunjungan tersebut, delegasi BPOM meninjau langsung sistem operasional dan manajemen mutu di salah satu fasilitas produksi terbesar Nestlé di Indonesia, yang memproduksi susu bubuk, susu cair UHT, hingga makanan pendamping ASI untuk pasar domestik dan ekspor.
“Nestlé merupakan perusahaan multinasional dengan sistem manufaktur yang sangat baik. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses produksinya memenuhi regulasi serta standar keamanan pangan yang berlaku,” ujar Kepala BPOM, dr. Taruna Ikrar. Ia juga berharap Nestlé semakin berperan sebagai Orang Tua Angkat (OTA) untuk meningkatkan daya saing UMKM pangan olahan di Indonesia.
Baca Juga:Kenalkan Solusi Pembiayaan Digital, Indodana Gandeng SHARP IndonesiaUnjani Tuan Rumah ICICP 2025, Pakar Psikologi Dunia Berkumpul di Cimahi
Agenda kunjungan mencakup dialog terbuka antara BPOM dan manajemen Nestlé Indonesia, serta evaluasi atas penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), kepatuhan terhadap regulasi, dan pelaksanaan program manajemen risiko.
Direktur Corporate Affairs & Sustainability Nestlé Indonesia, Sufintri Rahayu, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai momentum mempererat komunikasi dan menyamakan persepsi dengan regulator.
“Kami percaya bahwa kerja sama terbuka dengan BPOM adalah fondasi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Nestlé berkomitmen menghadirkan produk yang tidak hanya lezat dan bergizi, tetapi juga aman sesuai standar nasional dan internasional,” ujarnya.
Nestlé saat ini mengoperasikan empat pabrik di Indonesia, yakni di Kejayan, Karawang, Panjang, dan Batang, yang memproduksi beragam produk susu, minuman, kuliner, hingga makanan bayi. Komitmen terhadap keber.
