Selanjutnya, goreng adonan dengan menggoyangkan cetakan secara perlahan agar donat dapat mengembang dan terlepas dari cetakan. Setelah donat lepas, cetakan bisa kembali direndam sebentar sebelum digunakan untuk mencetak donat berikutnya.
Untuk cetakannya, wajib direndam terlebih dahulu dengan minyak agar adonan mudah lepas dan tidak menempel saat digoreng.
Saat menggoreng donat, saya menggunakan api kecil agar matang merata hingga ke bagian dalam. Setelah adonan dicetak seperti ini, kita bisa langsung memasukkannya kembali ke dalam minyak sambil digoyangkan secara perlahan agar adonan terlepas dari cetakan.
Baca Juga:Dulu Populer Sekarang Terlupakan, Nasib Asus Zenfone yang Redup7 HP RAM 8 GB Storage 256 GB Terbaik Harga Rp1-2 Jutaan
Karena saya menggunakan wajan kecil, cukup menggoreng dua donat sekaligus dalam satu waktu. Proses menggoreng donat ini cukup dilakukan dengan satu kali pembalikan. Jika warna donat sudah berubah menjadi kecokelatan, bisa langsung diangkat.
Berikut hasil donat yang telah selesai digoreng. Dari satu resep ini, menghasilkan 11 buah donat dengan ukuran sedang.
Setelah semua donat selesai digoreng, kita bisa langsung menambahkan topping sesuai selera.
Untuk topping pertama, saya menggunakan campuran gula halus dan susu bubuk. Hasilnya terlihat seperti ini.
Topping kedua menggunakan cokelat batang yang dilelehkan bersama margarin, dan hasilnya seperti ini.
Untuk topping ketiga, saya menggunakan keju parut. Agar keju menempel dengan baik, donat terlebih dahulu dicelupkan ke dalam susu kental manis, kemudian langsung dilapisi dengan keju parut di bagian atasnya.
Nah, ini dia donat ala Pingkan Mambo yang sudah jadi! Meskipun dibuat tanpa proses ulen, donat ini tetap memiliki rasa yang lezat, dengan tekstur padat namun empuk. Bahkan setelah dingin pun, donat ini tetap lembut. Ditambah berbagai pilihan topping, rasa donat ala Pingkan Mambo ini semakin nikmat.
