Universitas Maranatha Punya Gedung Baru dan Jalin Kerja Sama Pemerintah Daerah

Keberadaan Gedung kampus baru milik Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) menberikan hak pengelolaannya kepa
Keberadaan Gedung kampus baru milik Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) menberikan hak pengelolaannya kepada Universitas Maranatha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Keberadaan Gedung kampus baru milik Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) menberikan hak pengelolaannya kepada Universitas Maranatha.

Gedung yang terletak di Kota Baru Parahyangan itu, nantinya akan digunakan untuk kegiatan kampus program sarjana Arsitektur dan Bioteknologi.

Ketua Umum YPTK Maranatha Orias Petrus Moedak mengatakan, keberadaan Gedung akan memberikan manfaat dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Baca Juga:GPS Minta Kubu Almer untuk Tidak Menyalonkan Diri jadi Ketua Kadin Jabar pada MusprovKejaksaan Agung Harus Tentukan Kerugian Negara Kasus Cap Lebur Emas PT Antam Secara Pasti

‘’Masyarakat dapat menimba dan menuntut ilmu di Universitas Maranatha yang ada pada komplek Kota Baru Parahyangan,’’ ujat Orias dalam keterangnnya, Senin, (04/08/2025).

Menurutnya, dalam pengengbangannya universitas Maranatha akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pendidikan untuk masyarakat.

Pihak akdemik akan memanfaatkan lahan yang masih cukup luas dengan membangun berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Orias mengatakan, keberadaan yayasan dalam mendukung pengembangan Pendidikan perguruan tinggi sudah sangat baik.

Pengembangan melalui penyediaan sarana dan prasarana sangat membantu dalam kemajuan aktivitas akademik kampus Universitas Maranatha.

“Jadi langkah ini juga membutuhkan dukungan dari universitas dan segenap pemangku kepentingan,”ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof. Frans Umbu Datta mengatakan, peristiwa ini merupakan tonggak penting dalam sejarah perkembangan kampus Universitas Maranatha.

Baca Juga:Pengguna inDrive Warga Bandung Banyak yang Dapatkan Hadiah!Kuasa Hukum Bantah Buku Catatan Pribadi Peserta Didik Memiliki ISBN Palsu!

Dia menilai, pengembangan kampus bukan saja fisik. Namun, harus ada manifestasi nyata yang masuk ke dalam visi dan misi strategis.

Kompleks Kampus memiliki total luas 11 hektar, bangunan memiliki konsep smart and green campus.

Selain itu, Perguruan tinggi juga harus memiliki komitmen jangka panjang untuk memperluas jangkauan Pendidikan yang bermutu.

‘’Ini akan berdampakmlangsung kepada masyarakat,’’ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Universitas Maranatha juga melakukan penandatanganan MoU dengan Pemerintah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Frans menuturkan, kerjasama ini juga merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk turut andil membantu pemerintah daerah.

Pemkot Bandung meminta kepada pihak kampus untuk turut andil dalam membuat kajian mengenai Rutilahu dan Kesehatan masyarakat.

‘’Jadi sebetulnya, kerja sama dengan Pemkot Bandung sudah lama terjalin dan sekarang kedua belum pihak melakukan perpanjangan,’’ ujarnya. (yan).

0 Komentar