SMK Pasundan Rancaekek Berikan Hak Penuh Siswa, Orangtua: Anak Tetap Sekolah Meski Ada Tunggakan 

SMK Pasundan Rancaekek Berikan Hak Penuh Siswa, Orangtua: Anak Tetap Sekolah Meski Ada Tunggakan 
Gedung SMK Pasundan Rancaekek yang berlokasi di wilayah Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Keberadaan SMK Pasundan Rancaekek, yang berlokasi di wilayah Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung disyukuri sejumlah orangtua.

Pasalnya, mereka merasa SMK Pasundan Rancaekek tak sebatas memberikan didikan serta bimbingan etika, agama hingga ilmu pengetahuan bagi buah hatinya, namun juga terbantukan dalam pembiayaan pendidikan.

Hal itu disampaikan Ani Mulyani (47), ia mengaku bahwa pendidikan anaknya yang kini kelas 12 jurusan TKJ itu, cukup banyak terbantu selama bersekolah di SMK Pasundan Rancaekek.

Baca Juga:KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Stasiun Pegadenbaru, Begini Kronologisnya! Dugaan SMAT KN Bandung Tak Ikuti Aturan Permendikbudristek, Abaikan 3 Dosa Besar Pendidikan?

“Jujur saya merasa sangat dibantu, dari sekolah tidak menekan kita orangtua untuk segera selesaikan pembayaran yang belum tuntas, jadi kita enggak merasa berat,” katanya kepada Jabar Ekspres, Jumat (1/8).

Sosok ibu berkerudung warna hijau motif bunga itu, terlihat mulai menitikan air mata. Wajahnya yang lelah terlihat seolah memberitahukan, bahwa perjuangan untuk menyekolahkan anak hingga di level menengah atas bukan hal yang mudah.

Menurut Ani, perhatian dan kepedulian SMK Pasundan Rancaekek sangat disyukuri. Meski dirinya mengaku masih terdapat tunggakan yang belum tuntas dibayarkan.

“Walaupun masih ada tunggakan, alhamdulillah anak saya tetap mendapatkan haknya untuk bersekolah, tetap diberikan fasilitas yang sama dengan murid lain,” ujarnya.

“Anak saya tidak jadi dipilah perlakuan, tidak dikucilkan atau diskriminasi. Bahkan anak saya menjadi Ketua OSIS di sekolah,” lanjut Ani.

Di tengah opini liar masyarakat terkait penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP), Ani justru merasa jika isu tersebut merupakan kesalahpahaman.

Pasalnya, sang anak yang juga masuk daftar penerima PIP, sampai saat ini merasa terbantukan baik dalam biaya pendidikan juga untuk perlengkapan sekolah.

Baca Juga:Terapkan Tiga Kurikulum, SRMP 8 Cimahi Cetak Siswa Disiplin dari Keluarga Miskin EkstremDPR RI : Kebijakan PPATK Blokir Rekening Nganggur 3 Bulan Bikin Gaduh!

“Kalau saya sendiri merasa sangat terbantu, pencairan difasilitasi sekolah, kita orangtua bekerja cari uang tidak terganggu untuk antre ke bank,” bebernya.

Ani menyebutkan, dengan adanya bantuan dari dana PIP, dinilai sangat membantu meringankan biaya pendidikan baginya, termasuk sang buah hati juga bisa tetap berkegiatan dengan perlengkapan sekolah yang layak.

“PIP ini saya semua masukkan untuk biaya sekolah. Biaya praktik bahkan anak saya dibantukan sama sekolah. Makanya saya sangat berterima kasih justru,” ucapnya.

0 Komentar