SMK Pasundan Rancaekek Berikan Hak Penuh Siswa, Orangtua: Anak Tetap Sekolah Meski Ada Tunggakan 

SMK Pasundan Rancaekek Berikan Hak Penuh Siswa, Orangtua: Anak Tetap Sekolah Meski Ada Tunggakan 
Gedung SMK Pasundan Rancaekek yang berlokasi di wilayah Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Yanuar/Jabar Ekspres)
0 Komentar

“Hadirnya SMK Pasundan Rancaekek dari yang saya rasakan, sangat membantu. Walaupun swasta, tapi tidak menekankan harus biaya dan biaya, ada toleransi. Anak juga tetap nyaman bersekolah,” tukas Ani sambil mengusap air mata di pipinya menggunakan kerudung.

Melalui kabar yang dihimpun Jabar Ekspres, opini liar yang beredar di masyarakat cukup membuat resah para orangtua siswa di SMK Pasundan Rancaekek.

Mereka merasa apa yang disampaikan oleh pihak luar dinilai bertolak belakang, yang mana selama ini dirasakan para orangtua siswa, SMK Pasundan Rancaekek sudah sangat membantu.

Baca Juga:KA Argo Bromo Anggrek Anjlok di Stasiun Pegadenbaru, Begini Kronologisnya! Dugaan SMAT KN Bandung Tak Ikuti Aturan Permendikbudristek, Abaikan 3 Dosa Besar Pendidikan?

Merujuk pada data sekolah, terdapat 150 siswa penerima manfaat dana PIP dan jika melihat keseluruhan catatan administratif, sebagian besar masih memiliki tunggakan kepada sekolah.

Meski demikian, para orangtua yang ditemui Jabar Ekspres mengaku, tidak pernah ditagih dan diberatkan terkait tunggakan. Putra-putri mereka tetap mendapatkan hak berpendidikan dengan fasilitas layan dan lengkap, yang diberikan SMK Pasundan Rancaekek.

Hal senada disampaikan Yuli Mayasari (47). Menurutnya, sejak awal menitipkan buah hati bersekolah di SMK Pasundan Rancaekek, merasa tak pernah diberatkan dari segi apapun.

Termasuk mengenai opini liar masyarakat mengenai pencairan dana PIP. Dia menilai jika hal tersebut sangat bertolak belakang dengan apa yang dirasakannya.

“Kartu ada di rumah, tidak ada potongan. Bahkan bersyukur karena anak bisa terdaftar PIP, sehingga tidak memberatkan biaya sekolah,” paparnya.

Yuli menjelaskan, sejak awal tahun ajaran baru sang buah hati, tepatnya saat anaknya mengawali pendidikan di kelas 10 SMK Pasundan Rancaekek, tak pernah ada persoalan dalam pencairan dana PIP.

Bahkan sampai sekarang putranya duduk di kelas 12 pun, dirinya merasa tidak ada masalah terkait pencairan dana PIP, yang ada justru biaya pendidikan yang masih tertunggak dapat tertutupi.

Baca Juga:Terapkan Tiga Kurikulum, SRMP 8 Cimahi Cetak Siswa Disiplin dari Keluarga Miskin EkstremDPR RI : Kebijakan PPATK Blokir Rekening Nganggur 3 Bulan Bikin Gaduh!

Adapun dalam proses pencairan dana PIP yang sudah dilakukan belum lama ini, Yuli mengaku semua orangtua dihadirkan untuk diberikan sosialisasi oleh pihak sekolah.

“Semua orangtua diminta hadir ke sekolah dan saat di kumpulkan diberikan sosialisasi mengenai kartu PIP, kemudian dikasih tahu soal berapa pencairan yang bisa kita terima,” jelasnya.

0 Komentar