Kenapa Game Upin & Ipin Universe di Boikot Oleh Gamer Malaysia?

upin & ipin universe
Game Upin & Ipin Universe (SUMBER FOTO: Steam)
0 Komentar

Tuduhan tersebut muncul meliputi keterlambatan pembayaran gaji selama berbulan-bulan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak tanpa menyelesaikan hak-hak karyawan.

Meski pihak Les Copaque Production selaku pemilik IP Upin & Ipin menyatakan bahwa semua hak telah dipenuhi sebelum game dirilis, publik terlanjur mempertanyakan etika perusahaan dan pengembang. Transparansi menjadi isu penting yang kerap diangkat dalam diskusi komunitas gamer.

Masalah Hak Cipta dan Konten Kreator

Kemarahan komunitas juga dipicu oleh perlakuan terhadap konten kreator dan streamer. Beberapa kreator seperti Windah Basudara, yang dikenal luas di kalangan penonton game Indonesia, mengaku menerima copyright strike meskipun memainkan game secara legal dan resmi.

Baca Juga:5 Konsol Terbaik untuk Main Game Upin dan Ipin Universe dengan Gambar Super Jernih, Petualangan Makin Hidup!Upin Ipin Universe Resmi Rilis! Begini Cara Download di Semua Platform

Lebih dari itu, ada tuduhan bahwa cuplikan video dari beberapa kreator digunakan sebagai materi promosi oleh pihak pengembang tanpa izin dan tanpa memberikan kompensasi. Praktik semacam ini dianggap tidak etis dan mencoreng hubungan antara developer dengan komunitas kreator yang seharusnya bisa saling mendukung.

Tuduhan Plagiarisme dan Isu Lainnya

Selain berbagai masalah utama di atas, Upin & Ipin Universe juga sempat mendapat sorotan karena disebut memiliki kemiripan yang terlalu kuat dengan game lain seperti Grand Theft Auto (GTA). Meskipun tuduhan ini tidak menjadi fokus utama dalam seruan boikot, kesan bahwa game ini kurang orisinal turut memperburuk reputasinya.

Penggabungan berbagai masalah ini menimbulkan keresahan besar di kalangan gamer. Mereka merasa diperlakukan tidak adil sebagai konsumen dan sebagai bagian dari komunitas yang seharusnya mendapat apresiasi lebih baik.

Klarifikasi dari Les Copaque

Menanggapi situasi yang semakin memburuk, Les Copaque Production akhirnya merilis klarifikasi resmi dalam bentuk video YouTube pada akhir Juli 2025. Dalam video tersebut, pihak Les Copaque menjelaskan posisi mereka terkait isu-isu yang berkembang.

Pihak mereka menyatakan akan melakukan perbaikan terhadap bug, menambah konten, dan meninjau kembali kebijakan terkait copyright.

Namun, klarifikasi ini belum cukup meredam kekecewaan komunitas. Banyak yang merasa bahwa perbaikan seharusnya dilakukan sebelum game dirilis ke publik, bukan setelah muncul tekanan dan kritik dari banyak pihak.

0 Komentar