Atasi Banjir, Pemkab Bogor Ngebut Normalisasi Irigasi Sasak di Ciseeng

Pemkab Bogor Kebut Normalisasi Irigasi Sasak di Ciseeng
Eskavator saat melakukan penormalan irigasi sasak
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mempercepat proses normalisasi saluran irigasi Sasak di wilayah Ciseeng.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kerusakan saluran akibat banjir, penyempitan aliran air, dan pendangkalan karena tumpukan sedimen.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Ujang Supardi, menjelaskan bahwa bencana tersebut telah berdampak pada ratusan empang milik warga sekitar.

Baca Juga:Progres Pengolahan Sampah di TPS Astanaanyar Bandung, DLH Akui Masih Kekurangan SuplaiDiguyur Hujan Dua Hari, Rumah Warga di Muktisari Banjar Ambruk Dini Hari

“Walaupun sebenernya irigasi Sasak itu adalah kewenangan PSDA Provinsi, karena Sasak itu di atas 1.000 hektare, semua daerah irigasi di atas 1.000 hektare itu kewenangan PSDA. Kita di Kabupaten Bogor itu di bawah 1.000 hektare,” jelas Ujang, pada Kamis (31/7/2025).

Menurut Ujang, pengerjaan normalisasi sepanjang hampir 5 kilometer—mulai dari perbatasan Kecamatan Kemang hingga Ciseeng—saat ini telah mencapai sekitar 2,5 kilometer.

Pengerjaan tersebut menggunakan tiga unit eskavator milik pihak swasta dan didanai melalui anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT), mengingat kondisi ini masuk dalam kategori bencana.

“Pengerjaan ciseeng itu udah sampe 2,5 km. Pake 3 eskavator milik swasta, dan menggunakan anggaran BTT,” ucapnya.

Ujang menambahkan, tiga eskavator itu dilakukan pelebaran dan pengerukan saluran air yang menyempit karena sedimentasi.

“Kalau warga itu kan gak tau itu kewenangan siapa, yang penting warga itu air itu jalan lancar. Bupati engga ngeliat itu kewenangan airnya kita,” pungkasnya.

Reporter: Regi Pratasyah Vasudewa

0 Komentar